Berita PALI

Warga Desa Sinar Dewa PALI Kesulitan Sekali untuk Mendapatkan Air Bersih, Terpaksa Manfaatkan Danau

Warga Desa Sinar Dewa Kecamatan Talang Ubi Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) mengaku kesulitan mendapat air bersih.

Penulis: Reigan Riangga | Editor: Tarso
SRIPOKU.COM/REIGAN RIANGGA
Warga Desa Sinar Dewa Kecamatan Talang Ubi Kabupaten PALI terpaksa mandi di danau yang airnya bercampur lumpur akibat kekeringan. 

Laporan wartawan sripoku.com, Reigan Riangga

SRIPOKU.COM, PALI -- Warga Desa Sinar Dewa Kecamatan Talang Ubi Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) mengaku kesulitan mendapat air bersih.

Hal ini lantaran, sebagian wilayah desa tersebut alami kekeringan dampak musim kemarau Tahun 2019 ini, sehingga sumur-sumur yang menjadi penampungan air bersih sebagian besar sudah kering.

Kondisi demikian memaksa warga memanfaatkan danau yang ada untuk keperluan mandi dan cuci meski debit airnya telah menyusut serta airnya yang berwarna keruh dan berbau karena bercampur lumpur.

Deti warga Desa Sinar Dewa Kecamatan Talang Ubi Kabupaten PALI mengaku, dirinya dan masyarakat lainnya sudah lama menggunakan air lebung (danau) yang berlumpur tersebut untuk mandi dan cuci.

Menurut dia, meski keruh namun ia mengaku tidak ada pilihan karena lebung inilah yang airnya masih ada.

Kemudian, jelas dia, rasa gatal kerap terasa ketika usai mandi di danau tersebut, tetapi hal itu sudah biasa dialami.

"Sudah biasa kalau gatal-gatal, karena bukan hanya air yang kami gunakan tapi sudah campur lumpur. Namun daripada kami tidak mandi, gatal itu kami tahan setiap hari," ungkap Deti, Kamis (24/10/2019).

Untuk minum, Deti menyebut masih ada satu sumur milik warga yang masih menyimpan cadangan air bersih. Tetapi untuk mendapatkan air bersih tersebut, terkadang warga harus antri bahkan kerap berebut.

Alex Noerdin: Pemda Harus Buka Keran Bantuan untuk Mengatasi Karhutla di Sumatera Selatan

Pelantikan Pimpinan DPRD Muratara Diwarnai Ketegangan dan Saling Bentak, Tamu Undangan Gemetaran

Pegadaian Syariah Terima Gadai Sertifikat Tanah untuk Modal Usaha Hingga Rp 200 Juta

"Bagi warga yang mampu, mereka bisa beli air isi ulang, namun yang tidak mampu terpaksa harus berebut air di sumur tersebut. Kami berharap Pemkab PALI untuk membantu penyaluran air bersih di desa kami, sebab selama kemarau tahun ini, belum ada bantuan padahal kondisi ini sudah lama terjadi," jelasnya.

Sementara, Junaidi Anuar, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD Kabupaten PALI mengatakan bahwa pihaknya sudah menyalurkan air bersih untuk diminum bagi warga Sinar Dewa Kecamatan Talang Ubi Kabupaten PALI.

"Kami sudah salurkan air bersih untuk minun bagi warga Sinar Dewa sebanyak 1 unit mobil tangki kapasitas 4000 liter," ungkap Junaidi.

"Selain itu tadi kita juga sudah membantu untuk siswa TK Sinar Pertiwi di Kecamatan Talang Ubi," tambahnya.

Menurut dia, pihaknya bakal terus mendata untuk membantu warga kekeringan air bersih.

Namun saat ini mobil unit BPBD PALI masih juga dikerahkan, hal ini lantaran di beberapa titik wilayah Bumi Serapat Serasan terjadi kebakaran lahan.

"Kamis (24/10/2019) ini saja ada 4 titik Karhutla, 2 titik di Kecamatan Talang Ubi Desa Talang Anding dan Talang Akar, Desa Pengabuan Kecamatan Abab, Desa Spantan Jaya Kecamatan Penukal," jelasnya.(cr2)

Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved