Human Interest Story

Baju Boleh Hijau Hati Tetap Kuning

Menurut Anita, masih banyak PR yang harus segera diselesaikan mulai dari penyelesaian Jembatan Musi VI dan Musi IV.

Baju Boleh Hijau Hati Tetap Kuning
sripoku.com/rahmaliyah
Ketua DPRD Provinsi Sumatera Selatan periode 2019-2024, RA Anita Noeringhati 

PALEMBANG, SRIPO -- Gaya berbusana yang dikenakan Ketua DPRD Provinsi Sumatera Selatan Periode 2019-2024, RA Anita Noeringhati saat Rapat Paripurna III dengan agenda Pengucapan Janji Pimpinan DPRD Sumsel, Rabu (23/10/2019) menjadi sorotan. Busana kebaya berwarna hijau yang dipadu padankan dengan songket berwarna merah dan kuning keemasan itu, membuat pimpinan perempuan DPRD Sumsel pertama ini terlihat cantik dan semakin anggun dengan tatanan rambut yang sanggul.

Saat ditanya mengenai tema busana yang dikenakan saat pelantikannya sebagai Ketua DPRD, Politisi Partai Golkar itu mengungkapkan jika tidak terlalu mempersiapkannya secara khusus. Terutama soal pilihan busana warna hijau.

"Yang ada saja yang dipakai, warna boleh hijau, tapi hati tetap si kuning dong," ujarnya sembari diiringi tawa.

Pasca resmi menjabat sebagai Ketua DPRD Sumsel definitif, dirinya mengaku masih membutuhkan banyak dukungan dari banyak pihak, baik dari wakil-wakil Ketua tak terkecuali teman-teman media.

"Di sini saya juga berterima kasih karena diberikan kesempatan kaum perempuan untuk memimpin. Saya akan buktikan bahwa perempuan juga mampu mengemban amanah," ujarnya.

Menurut Anita, masih banyak PR yang harus segera diselesaikan mulai dari penyelesaian Jembatan Musi VI dan Musi IV. Terutama untuk Jembatan Musi IV yang sebenarnya anggaran telah diselesaikan baik di Induk maupun di APBD Perubahan yang bahkan sudah ditambah tetapi hingga Oktober ini belum kunjung dilaksanakan.

"Saya juga tidak tahu kenapa. Kemudian Pendidikan dan Berobat gratis harus dikedepankan karena dengan anggaran yang ada terutama masyarakat yang membutuhkan bantuan Iuran bisa tercover oleh APBD Sumsel," jelasnya.

Selain itu, sinergi antara Pemprov Sumsel akan terus ditingkatkan. Tak lupa ia menitip pesan agar Pemprov juga mampu berinovasi agar wilayah Sumsel kembali mendapatkan kucuran dana dari Pusat (APBN-red) seperti tahun lalu sehingga pembangunan Sumsel tidak hanya terkonsentrasi di Kota Palembang namun juga di semua Kabupaten/Kota.

"Pariwisata juga begitu, yang harus didorong dengan potensi-potensi daerah yang dimiliki semakin dikenal masyarakat luas," jelasnya. (cr26)

Penulis: Rahmaliyah
Editor: Soegeng Haryadi
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved