Human Interest Story

Bahan Rajutan Disulap Jadi Sarung Bantal

Pelatihan yang diberikan, sebagai langkah awal untuk membangun kreatifitas ibu-ibu rumah tangga, yang dinilai sebagai stimulan

BERBAGAI cara dilakukan untuk menumbuhkan kreativitas yang berpotensi mampu meningkatkan pendapatan ekonomi domestik keluarga, selain dari hasil kerja suami. Hal ini dilakukan Tim Penggerak TP Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kabupaten OKU Selatan yang melatih 167 ibu-ibu dalam pembuatan sarung bantal berbahan rajut di Pendopoan Gedung Dewan Kesenian, Senin (21/10). Dengan pelatihan ini, ibu-ibu rumah bisa membentuk komunitas wanita kreatif untuk menghasilkan produk barang atau kerajian (handicraft) yang bisa dijual.

Butuh waktu lama untuk menjadikan 167 ibu-ibu rumah tangga benar-benar profesional membuat sarung bantal dari bahan rajut. Namun pelatihan yang diberikan, sebagai langkah awal untuk membangun kreatifitas ibu-ibu rumah tangga, yang dinilai sebagai stimulan sehingga warga termotivasi untuk menumbuhkan semangat berwirausaha.

"Tujuan dari pelatihan ini, untuk meningkatkan kreatifitas masyarakat agar dapat menciptakan produk barang yang bernilai seni yang bisa menjadi usaha sampingan," kata ketua TP PKK Kabupaten OKU Selatan Isyana Lonetasari.

Antusias peserta mengikuti pelatihan yang termasuk dalam program UP2K ini terlihat jelas karena dihadiri oleh peserta dari perwakilan TP PKK di 19 Kecamatan di Kabupaten OKU Selatan tingkat Desa dan Kelurahan. Wakil kecamatan yang diutus, diharapkan menjadi promotor di lingkungan masing-masing.

"Saya harap melalui pelatihan ini agar hasil kerajinan yang dibuat nanti akan bisa dipakai sendiri ataupun dijual menambah sebagai upaya penghasilan masyarakat Kabupaten OKU Selatan," katanya.

Sementara mewakili Bupati OKU Selatan Asisten I Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra, Joni Rafles, AP, MSi berharap pelatihan dapat memberikan kemampuan bagi peserta untuk meningkatkan SDM.

"Pelatihan ini bertujuan agar memberikan kemampuan pelatihab kewirausahaan bagi masyarakat, agar bisa bermanfaat dimasyarakat, meningkatkan SDM dan pengangguran dapat berkurang,"pungkas Joni Rafles. (cr28)

Penulis: Alan Nopriansyah
Editor: Soegeng Haryadi
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved