Nadiem Makarim Terima Tawaran Menteri dari Presiden Jokowi, Mitra Gojek Bakal Gelar Orasi Penolakan

Usai pelantikan presiden dan wakil presiden Minggu (20/10/2019), satu hari setelah itu ramai tokoh-tokoh berdatangan ke Istana Presiden.

Nadiem Makarim Terima Tawaran Menteri dari Presiden Jokowi, Mitra Gojek Bakal Gelar Orasi Penolakan
sripoku.com/zaini
TUTUP JALAN -- Ratusan pengemudi Gocar, aksi demo hingga menutup Jalan Basuki Rahmat depan Kantor Gojek Palembang, Selasa (8/10/2019). Pendemo menuntut agar insentif yang diturunkan ditinjau kembali. 

SRIPOKU.COM - Usai pelantikan presiden dan wakil presiden Minggu (20/10/2019), satu hari setelah itu ramai tokoh-tokoh berdatangan ke Istana Presiden.

Sampai hari ini, tokoh-tokoh yang berdatangan itu dianggap akan mengisi posisi menteri selama masa presiden Jokowi dan wakil presiden Ma'ruf Amin.

Satu dari sekian nama yang datang memenuhi panggilan presiden adalah Nadiem Makarim, CEO sekaligus founder Gojek.

Nadiem pada Senin (21/10/2019) datang dengan mengenakan kemeja putih, busana yang sama dengan nama lain yang datang ke Istana Presiden.

Ditanya oleh sejumlah awak media, Nadiem mengaku memang ada tawaran untuk mengisi posisi menteri. Dan, ia pun bersedia menerima tawaran itu meski belum diungkapkan akan menjadi menteri apa nantinya.

Nadiem menerima tawaran itu. Nadiem kemarin menyatakan, ia mundur dari jabatanya sebagai CEO di Gojek.

"Saya merasa ini kehormatan saya diminta bergabung ke kabinet dan saya menerima," kata Nadiem. Nadiem mengaku sudah diberitahu akan menjadi menteri apa.

Namun ia enggan membocorkan hal itu kepada wartawan.

Atas informasi itu, para pengemudi Gojek berencana akan menggelar aksi demonstrasi sebagai penolakan atas penunjukan Nadiem Makarim, jadi menteri di Kabinet Kerja Jilid II.

Jadwal demonstrasi akan ditentukan Selasa (22/10/2019) ini.

Halaman
123
Editor: Refly Permana
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved