Kondisi Terkini BNI Ambon Usai Oknum Gelapkan Rp 58,95 Miliar, Pelaku Ternyata Ikut Investasi Imbal

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI, Putrama Wahju Setyawan, mengungkap modus penggelapan dana sebesar Rp 58,95 miliar.

Kondisi Terkini BNI Ambon Usai Oknum Gelapkan Rp 58,95 Miliar, Pelaku Ternyata Ikut Investasi Imbal
http://thelogoz.blogspot.co.id/
Logo Bank BNI. 

SRIPOKU.COM - Direktur Bisnis Korporasi PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI, Putrama Wahju Setyawan, mengungkap modus penggelapan dana sebesar Rp 58,95 miliar yang dilakukan oleh oknum pegawainya.

Oknum pegawai BNI Ambon itu yakni FY melakukan penggelapan dalam kurun sebulan.

FY diduga menjadi anggota/terlibat sindikat investasi imbal hasil tak wajar.

Lomba Swafoto Bulan Layanan BNI 2019 Berhadiah Jutaan Rupiah, Ini Caranya

Ada Kebutuhan Mendesak tapi Uang Menipis? Atasi dengan Hasanah Card dari BNI Syahriah

BNI Serahkan Bantuan Dua Mobil Ambulance ke Kodam II Sriwijaya, Diterima Langsung Mayjen TNI Irwan

"(Dalam sebulan) itu, si oknum ini melakukan penggelapan," kata Putrama di Jakarta, Senin (21/10/2019).

Putrama mengungkapkan, terungkapnya praktik penggelapan dana bank oleh oknum pegawainya setelah dilakukan pemantau atau pengecekan internal.

Usai mendapati ada yang tidak sesuai maka langsung ditindaklanjuti.

"Ini dari tim BNI sendiri.

Kita mengedepankan proses hukum, tidak kami tutup-tutupi. Kami laporkan langsung," ujarnya.

Motor Nanda Hilang di tempatnya Kerja Indomaret Jalan Jenderal Sudirman Palembang Samping Bank BNI

Tapcash Edisi Khusus Jambore Sepeda Lipat Nasional (Jamselinas) Keluaran BNI, Terjual 1.000 Keping

Cicilan dan Bunga Nol Persen untuk Sepeda Premium, BNI Kanwil Palembang Sponsor Utama Jamselinas

Menurut Putrama, penggelapan dana bank oleh FY dilakukan melalui kewenangan yang dimilikinya sebagai Kepala Pemasaran BNI cabang Ambon.

Dana puluhan miliaran rupiah yang digelapkan tersebut diambil secara berkala dan tidak sekaligus.

Halaman
12
Editor: Refly Permana
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved