Kerahkan 75 Pol PP dan Polisi Segel Bakso Granat

Harnojoyo akhirnya menandatangani penyegelan terhadap Bakso Granat Mas Azis di Jalan Inspektur Marzuki Siring Agung Kecamatan Ilir Barat I Palembang.

Kerahkan 75 Pol PP dan Polisi Segel Bakso Granat
sripoku.com/Yandi Triansyah
Petugas BPPD dan pemilik Bakso Granat Mas Azis saat persuasif menyelesaikan persolan pemasangan e tax, Kamis (5/9/2019) 

PALEMBANG, SRIPO -- Satpol PP Kota Palembang, dipastikan akan melakukan penyegelan terhadap Bakso Granat Mas Azis di Jalan Inspektur Marzuki Pakjo Palembang, hari ini Selasa (22/10). Kasat Satpol PP Kota Palembang, GA Putra Jaya melalui Kepala Bidang Kabid Penegakkan Peraturan Perundangan-Undangan (PPUD), Budi Norma, mengatakan pihaknya telah mengelar rapat gabungan dimana hasilnya akan melakukan penyegelan terhadap Bakso Granat Mas Azis pada Selasa (22/10).

"SK penyegalan sudah ditandatangani oleh pak wali kita sudah rapat dan besok kita segel," kata Budi, Senin (21/10) seusai rapat di Ruang Setda II Kantor Walikota Palembang.

Dia mengatakan pihaknya akan menurunkan sebanyak 75 personil gabungan dari satpol PP dan kepolisian.

Mengingat sebelumnya pada saat mediasi ada insiden keributan sehingga pihaknya mengantisipasi untuk hal hal yang tidak diinginkan. Menurut dia, persiapan sudah selesai mulai dari kajian hukum hingga kordinasi dengan Badan Pengelola Pajak Daerah (BPPD) Kota Palembang termasuk SK sudah berada di pihaknya tinggal eksekusi saja.

"Perda 84 tahun 2018 jadi dasar hukum kita, karena yang bersangkutan tak mau dipasang alat perekaman transaksi pajak," kata dia. Sebelumnya Bakso Granat Mas Azis sampai tiga kali dilayangkan surat peringatan tapi tetap menolak untuk dipasang e tax.

Begitu mendapatkan peringatan terakhir, pihak Bakso bersedia memasang alat tapi tak lama berselang ketahuan merusak alat tersebut. Sehingga alat dalam kondisi offline.

Walikota Palembang, Harnojoyo akhirnya menandatangani penyegelan terhadap Bakso Granat Mas Azis di Jalan Inspektur Marzuki Siring Agung Kecamatan Ilir Barat I Palembang.

"Sudah saya teken, tinggal dieksekusi, Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang harus tegas, tidak boleh pilih kasih," jelasnya.

Menurut dia, Pemkot harus tegas terhadap pihak yang tak mau membayar pajak. Apalagi merusak alat pemantau pajak.

"Dari pajak ini kita melakukan pembangunan di Palembang manfaatnya untuk masyarakat juga, jadi harus taat," kata dia. (axl)

Penulis: Yandi Triansyah
Editor: Soegeng Haryadi
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved