Breaking News:

Irwansyah Dilaporkan Sudah Melarikan Uang Tagihan Konsumen Milik Perusahaan

Seorang karyawan dilaporkan telah melarikan uang perusahaan hingga membuat atasannya melapor ke polisi.

ist
Suhermansyah mewakili Anna Kadir (50), saat melapor ke Polresta Palembang, melapor aksi karyawannya yang melarikan uang tagihan konsumen ke Polresta Palembang, Selasa (22/10). 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Suhermansyah mewakili Anna Kadir (50), saat melapor ke Polresta Palembang, melapor aksi karyawannya yang melarikan uang tagihan konsumen ke Polresta Palembang, Selasa (22/10/2019).

Anna Kadir (50), warga Jalan Anggrek, Kelurahan 20 Ilir, Kecamatan IT I Palembang melalui karyawannya Suhermansyah (42), melaporkan Irwansyah (28) warga Jalan AKBP H Umar, Kelurahan Ario Kemuning, Kecamatan Kemuning Palembang ke Polresta Palembang, Selasa (22/10/2019).

Akibat ulah Irwansyah, korban harus mengalami kerugian mencapai Rp 46,582 juta, lantaran terlapor tidak kunjung kembali ke toko yang beralamat di Jalan Basuki Rahmat, Kecamatan Kemuning Palembang.

Menurut warga Jalan Muhajirin IV, Kecamatan Lorok Pakjo, Kecamatan Ilir Barat (IB) I Palembang mengatakan, korban menyuruh terlapor mengambil uang tagihan di toko konsumen.

"Ya pak dia ini disuruh untuk mengambil uang tagihan konsumen di daerah Karya Jaya, lantaran konsumen sudah mengambil beberapa ban di toko korban yang merupakan distributor ban mobi lpada Jumat (18/10/2019) sekitar pukul 13.30," ujarnya sambil menunjukkan surat kuasa kepada petugas piket Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Palembang.

Terlapor lantas pergi dari Tempat Kejadian Perkara (TKP) menggunakan motor miliknya Yamaha Mio dengan nopol BG 2724 RF untuk mengambil uang tagihan tersebut.

"Usai disuruh korban dia langsung pergi pak, tapi tidak kunjung kembali ke TKP hingga sore," tuturnya.

Namun pada saat itu korban masih berpikiran positif, tapi beberapa hari ditunggu hingga saat ini terlapor tak kunjung datang ke TKP untuk menyerahkan uang tagihan konsumen.

"Lalu korban menelpon konsumen tersebut pak, kemudian konsumen itu bilang sudah dikasihkan uangnya kepada dia pak," bebernya.

Mendengar hal tersebut dan tak kunjung kembali mengantarkan uang tagihan.

"Korban pun menyuruh saya untuk melaporkan dia ke SPKT Polresta Palembang untuk bertanggung jawab atas penggelapan dalam jabatan yang dilakukannya," tuturnya.

Sementara, Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Yon Edi Winara melalui Kepala SPKT Polresta Palembang, AKP Heri membenarkan adanya laporan terkait penggelapan dalam jabatan yang dilakukan karyawan korban.

"Laporan sudah kita terima dan akan ditindaklanjuti oleh unit Reskrim Polresta Palembang, untuk pelakunya sendiri bila terbukti bersalah akan dikenakan hukuman penjara emapt tahun," tutupnya.

Editor: Refly Permana
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved