Berita Palembang

Disegel Hanya Beberapa Jam, Bakso Granat Mas Azis Kembali Beroperasi Ini Alasannya

Disegel Hanya Beberapa Jam, Bakso Granat Mas Azis Kembali Beroperasi Ini Alasannya

Disegel Hanya Beberapa Jam, Bakso Granat Mas Azis Kembali Beroperasi Ini Alasannya
SRIPOKU.COM/YANDI TRIANSYAH
Disegel Hanya Beberapa Jam, Bakso Granat Mas Azis Kembali Beroperasi 

Disegel Hanya Beberapa Jam, Bakso Granat Mas Azis Kembali Beroperasi Ini Alasannya

Laporan wartawan Sripoku.com Yandi Triansyah

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Hanya berselang beberapa jam, Pemkot Palembang kembali membuka segel bakso granat.

Terpantau, Selasa (22/10/2019) sore Bakso Granat Mas Azis yang terletak di Jalan Inspektur Marzuki Pakjo Palembang ini sudah beroperasi seperti biasa, nampak pembeli makan seperti biasa.

Saat dikomfirmasi Kepala BPPD, Sulaiman Amin mengatakan, tidak ada yang salah dari hal ini jika merunut SK Walikota yang dibacakan saat penyegelan.

Selain sifatnya yang hanya sementara waktu, penyegelan juga akan dibuka saat pengelola menuruti pemasangan e-tax.

"Apabila yang bersangkutan bersedia dipasang alat, maka segel dibuka. Jadi orangnya sudah bersedia. Yang punya kewenangan untuk buka kan Pol PP," katanya.

Selain Bakso Granat Mas Aziz, Restoran Berskala Internasional Disegel Jumat Ini, Tolak Pasang e-tax

Bakso Granat Mas Aziz Disegel, Pengacara: Ini Hanya Persoalan Komunikasi

Sah, Segel Dipasang di Bakso Granat Mas Azis, Ada Logo KPK

Kabid Pajak Daerah Lainnya BPPD Kota Palembang, Agung Nugraha mengungkapkan, pembukaan penyegelan bisa dilakukan secepat-cepatnya, ketika pengusaha yang bersangkutan sepakat dengan pemerintah.

"Kalau mereka menandatangani surat pernyataan dan perjanjian bisa dicabut segelnya. Hari inipun bisa. Makanya ditulis dalam perjanjian nanti, mengenai komitmen. Apabila dilanggar lagi maka bisa dicabut izin permanen," kata Agung.

Disisi lain, Kepala Bidang Penegakan Peraturan Perundang - undangan (PPUD), Budi Norma menolak disalahkan atas proses dibukanya segel Bakso Granat Azis pada Selasa petang, pihaknya membuka segel berdasarkan surat dari BPPD.

"Satpol PP tidak ada intervensi apapun. Kami bekerja menegakkan peraturan. Kami segel berdasarkan BPPD, begitupun membukanya. Jadi tadi sebelum dibuka, yang kami ketahui sudah dipasang e-tax terlebih dulu sekitar pukul 16.00 WIB," kata Budi saat dikonfirmasi.

Penulis: Yandi Triansyah
Editor: adi kurniawan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved