Sosok Nadiem Makarim, Didukung Gojek Sekaligus Ditolak Asosiasi Ojol Jadi Menteri Kabinet Jokowi

Sosok Nadiem Makarim, Didukung Gojek Sekaligus Ditolak Asosiasi Ojol Jadi Menteri Kabinet Jokowi

Sosok Nadiem Makarim, Didukung Gojek Sekaligus Ditolak Asosiasi Ojol Jadi Menteri Kabinet Jokowi
Istimewa
Sosok Nadim Makarim, Didukung Gojek Sekaligus Ditolak Asosiasi Ojol Jadi Menteri Kabinet Jokowi 

Sosok Nadiem Makarim, Didukung Gojek Sekaligus Ditolak Asosiasi Ojol Jadi Menteri Kabinet Jokowi

SRIPOKU.COM-Sosok Nadiem Makarim, Pendiri startup ride hailing GoJek atau Pendiri Gojek Nadiem Anwar Makarim menjadi sosok yang paling dicari di mesin pencarian google. Bahkan menjadi trending topik. Namanya, mencuat setelah dia memenuhi panggilan Presiden Jokowi, Senin (21/10/2019).

Maklum, dengan usia bari 35, Nadiem Makarim adalah sosok Millenial atau Generasi Muda yang bakal mengisi Menteri Kabinet Jokowi.

Sosok Nadiem Makarim memang mencuri perhatian, karena dia sosok yang dicintai dan Didukung Gojek namun Sekaligus Ditolak Asosiasi Ojol atau Asosiasi Pengemudi Ojek Online Jadi Menteri Kabinet Jokowi

Tidak tanggung-tanggun Nadiem Makarim Pendiri Gojek ini, mendapatkan tawaran di dua jabatan Menteri Kabinet Jokowi yang harus dia pilih mana yang pantas, meski kemudian banyak pengamat menganggap Nadim cocok mengisi dua pos menteri itu, mengingat sosok yang sangat kreatif dan visioner.

Nadiem Makarim bahkan disebut-sebut ditawari dua hingga tiga posisi Menteri Kabinet Jokowi. Yakni, berdasarkan isu yang beredar dan berdasarkan bidangnya, Nadim Makarim akan menjabat Menteri Digital dan Ekonomi Kreatif, kementerian dengan nomenklatur baru. Ada pula yang menyebut Nadiem akan menduduki posisi di Kementerian Pendidikan.

Siapakah Sosok Nadiem Makarim?,  jauh sebelum dia terkenal sebagai sosok muda kreatif dan mendirikan Gojek, Nadim memang memiliki sederet prestasi dan visioner.

Nadiem Makarim adalah putra dari pasangan Nono Anwar Makarim dan Atika Algadri. Ayahnya adalah seorang aktivis dan pengacara terkemuka yang berketurunan Minang-Arab. Sementara itu, ibunya merupakan penulis lepas, putri dari Hamid Algadri, salah seorang perintis kemerdekaan Indonesia.

Adapun pendidikan Nadiem Makarim memang luar biasa. Dia menjalani proses pendidikan dasar hingga SLTA berpindah-pindah dari Jakarta ke Singapura.

Di mana Sehabis menyelesaikan pendidikan SMA-nya di Singapura, pada tahun 2002, Nadim Makarim kemudian mengambil jurusan Hubungan Internasional di Brown University, Amerika Serikat. Sebagai mahasiswa asal Indonesia Nadiem Makarim juga aktif dan sempat mengikuti pertukaran pelajar di London School of Economics.

Halaman
1234
Editor: Hendra Kusuma
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved