Human Interest Story

Cerita Darwis Triadi di Balik Foto Resmi Jokowi-Ma'ruf Amin, Cuma Butuh Waktu 30 Menit

Darwis mengatakan, pengalamannya memotret Jokowi dan Ma'ruf Amin merupakan kesempatan yang luar biasa.

Cerita Darwis Triadi di Balik Foto Resmi Jokowi-Ma'ruf Amin, Cuma Butuh Waktu 30 Menit
Instagram/@darwis_triadi
Joko Widodo dan Darwis Triadi 

FOTOGRAFER senior Darwis Triadi adalah fotografer di balik foto resmi Presiden-Wakil Presiden 2019-2024, Joko Widodo-KH Ma'ruf Amin, yang baru dirilis oleh Kementerian Sekretariat Negara, Kamis (17/10). Bagaimana cerita Darwis Triadi soal pengalamannya memotret Jokowi dan KH Ma'ruf Amin?

Melalui akun Instagram-nya, @darwis_triadi, Darwis membagikan ceritanya memotret orang nomor satu Republik Indonesia itu. Selain itu Darwis pun mengunggah beberapa foto yang memperlihatkan interaksinya dengan Jokowi dan Ma'ruf Amin.

"Saat pemotretan official buat Bpk Presiden Jokowi dan Bpk K.H Ma'ruf Amin. Bersama Bpk Mensesneg Pratikno. Suasana sangat relax dan santai membuat foto sesi begitu cepat dgn hasil yg maximal dan saya begitu bahagia," tulis Darwis, dalam unggahannya, Kamis (17/10).

Darwis mengatakan, pengalamannya memotret Jokowi dan Ma'ruf Amin merupakan kesempatan yang luar biasa. Kali ini, menjadi kesempatan keempat Darwis mengabadikan Jokowi. "Sebetulnya kalau Pak Jokowi sudah 4 kali. Kalau Pak Ma'ruf kemarin baru kedua kalinya. Yang pertama itu saat kampanye Pilpres, kebetulan mungkin itu Bapak (Jokowi) mencari saya," ujar Darwis sebagaimana dikutip dari kompas.com, Jumat (18/10).

Ia menyebutkan, kesempatan pertama memotret Jokowi saat kampanye Pilpres 2019. Menurut dia, yang menjadi perantara Jokowi dengan dirinya adalah Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf), Triawan Munaf.

"Mungkin dari saat itu, Bapak (Jokowi) merasa cocok dengan saya," ujar Darwis.

Darwis mengaku sejak lama menyimpan keinginan memotret Jokowi. Ia menilai, foto resmi Jokowi bersama Jusuf Kalla yang menjabat pada 2014-2019, tidak memancarkan karakter dari dua tokoh penting Indonesia itu.

"Karakternya enggak keluar. Ya mungkin lebih ke teknis kalau saya lihat. Saya hanya bilang pada saat itu, mudah-mudahan saya diberi kesempatan untuk memotret Beliau," ujar Darwis. "Dan ternyata kesempatan itu datang," kata dia.

Ketika kesempatan itu datang, ia tak menyia-nyiakannya. Darwis ingin, melalui jepretannya, karakter Jokowi yang sebenarnya akan terpancar. Memotret tokoh, kata Darwis, butuh memahami karakter wajah, angle memotret, dan menangkap ekspresi yang tepat.

"Fotonya harus bergas, harus mantap. Punya karakter yang dipunyai oleh kepala negara tersebut. Karena kalau kita melihat kepala negara luar kan punya karakter juga," ujar Darwis.

Halaman
12
Editor: Soegeng Haryadi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved