Meski Tradisi Juara Porwil Bakal Lepas, Tim Sumsel Tetap Semangat

Meski Tradisi Juara Pekan Olahraga Wilayah ( Porwil) Bakal Lepas, Tim Sumsel Tetap Semangat

Meski Tradisi Juara Porwil Bakal Lepas, Tim Sumsel Tetap Semangat
Sripoku.com/Abdulhafiz
Plt Ketua Umum KONI Provinsi Sumsel H Dhennie Zainal didampingi Wakil Ketua II Bidang Pembinaan dan Prestasi (Binpres) KONI Sumsel, Drs H Syamsu Ramel MKes 

Meski Tradisi Juara Porwil Bakal Lepas, Tim Sumsel Tetap Semangat

Laporan wartawan Sripoku.com, Abdul Hafiz

SRIPOKU.COM, PALEMBANG --- Meski tradisi meraih juara ataupun runnerup setiap gelaran Pekan Olahraga Wilayah (Porwil) Sumatera, namun jajaran KONI Provinsi Sumsel tetap memberikan semangat bertanding pada Tim Bumi Sriwijaya yang akan berkompetisi 3-9 November 2019 di Bengkulu.

"Secara keseluruhan kebiasaan sudah tradisi di ajang Porwil, kita kalau gak juara 1, biasanya meraih runnerup. Kita sudah menghitung harapan kita dapat 20 medali emas dari 167 nomor 11 cabor yang diperebutkan. Kalau hanya 20 emas, bisa dihitunglah nanti bakal peringkat berapalah," ungkap Plt Ketua Umum KONI Provinsi Sumsel H Dhennie Zainal didampingi Wakil Ketua II Bidang Pembinaan dan Prestasi (Binpres) KONI Sumsel, Drs H Syamsu Ramel MKes saat meninjau TC Tim Sepakbola Sumsel persiapan Porwil di Stadion Garuda Sriwijaya, Sabtu (19/10/2019).

Persoalan sulitnya Sumsel untuk mengulang tradisi meraih juara ataupun runner up Porwil di Bengkulu ini banyak faktor terutama masalah nomor dan cabor pertandingan yang sangat tidak menguntungkan.

Yang jadi masalah cabor andalan pencaksilat tidak ditandingkan. Biasanya Sumsel bisa mendulang 10 medali emas. Lalu Catur yang biasanya ada nomor rapid chess juga tidak ditandingkan. Renang dipertandingkan, tapi alet Sumsel menurun. Yang dulu ada Alexandro Nangka kini pindah ke selam.

Belum lagi atlet potensi Sumsel ada yang di Pelatnas SEA Games. Kemudian ada cabor baru dipertandingkan di Porwil. Seperti tinju, kempo, muaythai, bola voli yang bukan unggulan Sumsel.

"Karena memang sifatnya tuan rumah berhak menentukan cabor dan nomor pertandingan," kata Dhenni Zainal.

Pada saat Porwil IX di Batam 2011 Tim Sumsel berhasil meraih juara umum dengan 27 emas hanya saja dari 84 nomor ataupun medali emas yang diperebutkan.

Pada Porwil X di Babel 2015, Tim Sumsel runnerup dengan perolehan 33 medali emas dari 124 nomor yang dipertandikan.

"Kita tetap memaksimalkan yang ada. Kali ini Cabor sepakbola duluan TC karena mau berangkat lebih dulu. Pertandingannya lebih awal. Paling lambat tanggal 23 Oktober seluruh Cabor di-TC-kan," kata Dhenni.

Samsu Ramel mengatakan Tim Sumsel masih berharap dari cabor atletik, renang, catur, muaythai, bulutangkis. Harapan juga muncul dari Cabor Kempo.

Sebanyak 11 cabor yang dipertandingkan di Porwil itu adalah atletik, renang, sepakbola, panjat tebing, catur, bulutangkis kempo, biliar, tinju, muaythai dan bola voli. (Abdul Hafiz)

Tags
Porwil
KONI
Penulis: Abdul Hafiz
Editor: Budi Darmawan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved