Berita Banyuasin

Kurangi Dampak Kabut Asap, Kecamatan Banyuasin I dan Mahasiswa KKN PGRI bagi Masker Gratis

Kurangi Dampak Kabut Asap, Kecamatan Banyuasin I dan Mahasiswa KKN PGRI bagi Masker Gratis

Kurangi Dampak Kabut Asap, Kecamatan Banyuasin I dan Mahasiswa KKN PGRI bagi Masker Gratis
SRIPOKU.COM/MAT BODOK
Pembagian masker gratis oleh mahasiswa PGRI ketika melaksanakan KKN di Kecamatan Mariana, Sabtu (19/10/2019). 

Kurangi Dampak Kabut Asap, Kecamatan Banyuasin I dan Mahasiswa KKN PGRI bagi Masker Gratis

Laporan wartawan Sripoku.com, Mat Bodok

SRIPOKU.COM, BANYUASIN - Perangkat kecamatan Kecamatan Banyuasin I dan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKNl Universitas PGRI melakukan aksi peduli bagi-bagi masker gratis kepada warga di Mariana karena di kawasan itu ada polusi debu dan kabut asap, Sabtu (19/10/2019).

Pembagian masker kepada pengendara yang melintasi Jalan Mariana ini dilakukan Sekretaris Camat Banyuasin I Zulkarnain, SIP dibantu Lurah Mariana, pegawai kecamatan, dan mahasiswa PGRI, Jumat-Sabtu (18-19/10/2019).

Masker sebanyak 15 kotak habis dibagikan dalam waktu 1 jam.

"15 kotak masker itu sudah habis dibagikan, mudah-mudahan hari berikutnya akan dibagikan lagi. Selama kabut asap, pembagian akan terus dilakukan," kata Camat Banyuasin I diwakili Sekeretaris Camat Zulkarnain SIp.

"Aksi ini merupakan bentuk perhatian pemerintah kecamatan dan mahasiswa PGRI dan ini pertama kali, dan murni untuk kepedulian warga dalam berkendara maupun melakukan aktifitas lainnya," ujar Zulkarnain.

Dia berharap dengan pemberian masker secara cuma-cuma tersebut bisa mengurangi dampak asap bagi kesehatan masyarakat yang sedang beraktifitas di luar ruangan. Lantaran, hujan belum mengguyur wilayah Mariana.

Menurutnya pembagian masker ini menjadi salah satu kepedulian terhadap masyarakat untuk menjaga kesehatan.

"Biasanya warga tak sempat memakai masker karena pada pagi hari, apotek ataupun tempat penjual masker pelindung dari kabut asap belum buka," ujar Zulkarnain.

Saat ini sudah banyak warga yang menderita penyakit Inveksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) akibat terpapar asap kebakaran lahan gambut dan hutan.

"Untuk itu, pemerintah mengimbau warga untuk mengurangi aktifitas di luar rumah, terutama bagi anak-anak," ujarnya.

Ahmad Suyanto, salah satu warga Mariana sangat senang dengan adanya pembagian masker gratis. Dirinya berharap semoga bencana asap segera berlalu.

"Di wilayah Banyuasin sebagia tempat diguyur hujan, walaupun tak deras. Tetapi wilayah Mariana belum," ujarnya yang juga mengharapkan sumur bor dari pemerintah dan bantuan air bersih.

Bencana kabut asap memang sudah menjadi langganan di Sumatera Selatan (Sumsel), oleh karena itu, beberapa komunitas maupun kelompok solidaritas-solidaritas lainnya kerap melakukan aksi bagi-bagi masker gratis untuk melindungi kesehatan masyarakat.

Penulis: Mat Bodok
Editor: Sudarwan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved