Berita Palembang

Bukan Sebatas Tulis dan Baca, Jangan Paksakan Anak Masuk Sekolah, Jika Psikologisnya Belum Siap!

Bukan Sebatas Tulis dan Baca, Jangan Paksakan Anak Masuk Sekolah, Jika Psikologisnya Belum Siap!

Bukan Sebatas Tulis dan Baca, Jangan Paksakan Anak Masuk Sekolah, Jika Psikologisnya Belum Siap!
SRIPOKU.COM/ODI ARIA SAPUTRA
Para pengurus Asosiasi Psikolog Indonesia (APSI) Sumsel. 

Laporan wartawan Sripoku.com, Odi Aria

Bukan Sebatas Tulis dan Baca, Jangan Paksakan Anak Masuk Sekolah, Jika Psikologisnya Belum Siap!

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Para orangtua saat ini kerap kali memaksakan anaknya masuk Sekolah Dasar (SD), padahal dari sisi usia sang buah hati belum mencukupi dan secara psikologi si buah hati juga belum matang dan belum siap mengikuti aturan di sekolah.

Belum matangnya anak secara psikologis dan belum siap mengikuti aturan di sekolah akan berdampak terhadap perkembangan anak baik dalam jangka pendek maupun jangka waktu panjang dan juga dapat menimbulkan berbagai permasalahan yang dialami anak di sekolah, misalnya kesulitan dalam belajar.

Untuk itu, sebelum memutuskan anak masuk sekolah sebaiknya para orangtua ada baiknya terlebih dahulu berkonsultasi kepada para psikolog. Agar kondisi si anak dapat diketahui apakah benar-benar matang atau siap untuk masuk sekolah.

"Anak siap sekolah itu bukan hanya sebatas mampu nulis dan membaca, tetapi juga dilihat juga apakah anak sudah matang dilihat dari kemampuan kognitif, emosi dan psikomotor, serta siap mengikuti aturan yang ada di sekolah ," ujar Ketua Asosiasi Psikolog Indonesia (APSI) Sumsel, Arumardita Respatyani, M.Psi, Psikolog, Jumat (18/10/2019).

Kunci Gitar Lagu Wali Band - Cari Berkah, Video & Lirik, Lagu Bertema Kehidupan Paling Terpopuler

Ilyas Panji Alam Kembalikan Form Cabup Ogan Ilir, Calon Petahana Ini Belum Tentukan Pendampingnya!

Masih Ingat dengan Cicit Soeharto, Dulu PernahTerjerat Kasus Narkoba, Begini Nasibnya Sekarang!

Minimnya tingkat pengetahuan para orangtua terhadap psikologis si anak, membuat seringkali mereka keliru dalam mengambil keputusan untuk memasukan anak ke sekolah tanpa mempertimbangkan kematangan dan kesiapan anak.

Untuk memasukkan anak ke Sekolah Dasar, para orangtua harus memahami betul kematangan anak dari sisi kognitif, emosional, psikomotor dan kesiapan anak masuk sekolah tidak hanya dari usia dan beberapa faktor lainnya. Jika si anak dirasa belum siap, orangtua jangan ragu untuk konsultasi kepada psikolog.

Maka itulah, pada 11 Oktober pihaknya resmi mengukuhkan APSI ( Asosiasi Psikologi Sekolah Indonesia) Sumsel. Yang dihadiri oleh Ketua HIMPSI, APIO, API, ketua himpaudi sumsel dan pejabat BP. Paud Sumsel dan Praktisi Pendidikan.

"Organisasi ini jadi wadah untuk orangtua jika ingin bertanya prihal permasalahan psikologi di sekolah termasuk juga kesiapan anak masuk sekolah," tegasnya.

Prabowo Subianto Gantikan Wiranto Jadi Menteri Jokowi? Jawaban Sensi Jusuf Kalla,Bikin Najwa Kaget

Kasus Meninggalnya Mahasiswa Saat Diksar di Ogan Ilir, Polres Periksa 13 Saksi, Ada Titik Terang

Lama tak Terdengar, Tiba-tiba Manohara Kejutkan Banyak Publik, Postingan Terakhirnya Jadi Sorotan!

Halaman
12
Penulis: Odi Aria Saputra
Editor: Welly Hadinata
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved