Berita Palembang

Salah Paham Masalah Sepele, Warga Lorong Kenduruan Kelurahan 7 Ulu Palembang Ini, Kena Bogem Mentah

Salah Paham Masalah Sepele, Warga Lorong Kenduruan Kelurahan 7 Ulu Palembang Ini, Kena Bogem Mentah

Salah Paham Masalah Sepele, Warga Lorong Kenduruan Kelurahan 7 Ulu Palembang Ini, Kena Bogem Mentah
SHUTTERSTOCK
Ilustrasi. Salah Paham Masalah Sepele, Warga Lorong Kenduruan Kelurahan 7 Ulu Palembang Ini, Kena Bogem Mentah 

Salah Paham Masalah Sepele, Warga Lorong Kenduruan Kelurahan 7 Ulu Palembang Ini, Kena Bogem Mentah

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Diduga gara-gara selisih paham, Ahmad Fuad (48) warga Lorong Kenduruan, Kelurahan 7 Ulu, Kecamatan SU I, Palembang mendapat bogem mentah dari seorang pria yang menurutnya tak begitu dikenal.

Akibatnya Ahmad Fuad langsung berobat ke Rumah Sakit (RS) Pelabuhan Palembang.

Menurutnya pada Selasa (15/10/2019) sekitar pukul 15.00 dia datang ke kantor Dukcapil Kota Palembang yang berada di Jalan Demang Lebar Daun, Kelurahan Lorok Pakjo Kecamatan IB I Palembang untuk Kartu Tanda Penduduk (KTP) miliknya.

"Waktu kejadian saya hendak mengurus KTP dan ketemu dia pak di sana. Walaupun tidak terlalu kenal tapi saya tahu namanya pak," ungkapnya kepada petugas piket Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Palembang, Kamis (17/10/2019).

BREAKING NEWS: Seorang Mahasiswa Unitas Palembang Meninggal Saat Ikut Pra Diksar Menwa

BREAKING NEWS Bayi Perempuan Ditemukan di Mobil Pikap Jalan Mayor Zen Kalidoni

Nonton Gratis Timnas Indonesia vs China Kualifikasi Piala Asia U 16 di Link Live Streaming (video)

Live Streaming (TV Online) Indosiar Konser Kemenangan Golden Memories Asia 2019, Siapa Pemenangnya?

Namun lantaran terlibat selisih paham gara-gara masalah sepele mengenai pengurusan KTP, terlapor langsung melayangkan bogem mentah ke arah Ahmad Fuad.

"Ya pak gara-gara masalah sepele saya dihadiahi oleh dia bogem mentah pak," kata Fuad.

Ahmad Fuad menuturkan, antara dirinya dengan terlapor tidak pernah ada masalah.

"Saya tidak ada masalah dengan dia pak. Mungkin dia emosi akibat selisih paham dengan saya pak," bebernya.

Sementara, Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Yon Edi Winara melalui Kanit I SPKT Polresta Palembang, Ipda Hermanto membenarkan adanya laporan polisi terkait pemukulan yang mengakibatkan korbannya harus ke RS Pelabuhan Palembang.

"Benar telah terjadi pemukulan terhadap korban akibat selisih paham yang mengakibatkan korbannya mengalami sakit di bagian kepala, laporan sudah kita terima dan akan ditindaklanjuti oleh unit Reskrim Polresta Palembang," katanya.

Penulis: Andi Wijaya
Editor: Sudarwan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved