Korbannya Meninggal Dunia, Pembegal Asal Baturaja Ini Ditembak Dua Kali, Pengakuannya Bikin Kesal

DPO begal yang menyebabkan korbannya tewas berhasil diamankan aparat kepolisian dan ditembak karena mencoba melarikan diri.

Korbannya Meninggal Dunia, Pembegal Asal Baturaja Ini Ditembak Dua Kali, Pengakuannya Bikin Kesal
ist
Dpo curas, Panji terpaksa dihadiahi petugas Tekab 134, Polresta Palembang, pimpinan kanit Tekab 134, Iptu Tohirin dengan timah, lantaran melawan, Kamis, (17/10). 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Lantaran melawan petugas saat hendak ditangkap, Panji Septiadi (31) Jalan Pahlawan Kemarung Lorong Durian Kelurahan Pasar Baru Kecamatan Baturaja Timur , Kota Baturaja terpaksa diberikan tindakan tegas oleh petugas Tekab 134, Polresta Palembang, dengan timah panas terukur di kaki kiri sebanyak dua kali.

Ditangkapnya Panji lantaran melakukan tindak Pidana Pencurian dengan kekerasan yang mengakibatkan korban Lidia Septiani (36) meninggal dunia.

Oleh karena itu, Team Khusus Anti Bandit (Tekab) 134, Pimpinan Iptu Tohirin menjemput pelaku di kediamannya di Baturaja, Rabu (16/10/2019) sekitar pukul 12.00.

Sementara, Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Yon Edi Winara melalui Kanit Tekab, Iptu Tohirin mengatakan, memang benar pihaknya menangkap pelaku di kediamannya tapi lantaran melawan petugas pihaknya terpaksa memberikan tindakan tegas terukur.

"Pelaku saat akan diamankan melawan sehingga kita memberikan tindakan tegas dengan menembakan timah panas dikali kirinya sebanyak dua kali.

Setelah itu kita langsung membawa pelaku ke Polresta Palembang untuk dilakukan pemeriksaan," ungkapnya, Kamis (17/10/2019).

Kejadian ini terjadi dimana pada saat korban melintas di Tempat Kejadian Perkara (TKP) yang berlokasi di Jalan Husin Basri (Simpang Masjid Sabilul Jannah), Kelurahan Sukamulya, Kecamatan Sematang Borang Palembang, Sabtu (17/8) sekitar pukul 09.30, dengan menggunakan sepeda motornya.

Kemudian tiba-tiba pelaku langsung memepet motor korban dari sebelah kiri, dan langsung mengambil satu buah dompet warna hitam yang berisi satu Unit ponsel merk Nokia 210 Warna Biru, uang tunai Rp 450 ribu, satu lembar kartu BPJS Kesehatan atas nama Korban dan satu Lembar Kartu BPJS Kesehatan atas nama Lubaidzabir Alzam.

Lalu pelaku melarikan diri dengan menggunakan sepeda motor miliknya jenis Yamaha Mio M3 Warna Hitam nopol BG 3083 ACR.

Korban pun mengejar pelaku namun sepeda motor korban menabrak bagian sepeda motor pelaku sehingga motor yang dikendarai korban pun terjatuh berikut dengan korban ikut terjatuh.

Halaman
12
Editor: Refly Permana
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved