Berita Banyuasin

Melalui Patin, Dinas Perikanan Banyuasin Tancap Gas Majukan Budidaya Ikan Hingga Go Internasional

Melalui Patin, Dinas Perikanan Banyuasin Tak Mau Kendor Majukan Budidaya Ikan Hingga Go Internasional

Melalui Patin, Dinas Perikanan Banyuasin Tancap Gas  Majukan Budidaya Ikan Hingga Go Internasional
SRIPOKU.COM/MAT BODOK
Asisten I Setda Banyuasin Ir Kosarudin MM didmpingi Kadis Perikanan Ir Hj Ria Apriani MSi, kepala perwakilan FAO Indonesia, Mr Stephen Rudgrad, Perwakilan NPC Diana Rakhmawati, dan Evaluasi Projec FAO Dr Dedi Jusadi saat panen patin. 

Laporan Wartawan Sripoku.com, Mat Bodok

SRIPOKU.COM, BANYUASIN -- Setelah mendapat penghargaan dari Kompas Gramedia Award 2019, Dinas Perikanan Banyuasin, tancap gas tak mau kendor untuk terus memajukan sumber daya manusia (SDM) melalui patin Banyuasin Go to Internasional.

Malamnya mendapat penghargaan kategori inovasi budidaya pertanian dan perikanan, the best fisheries program. Pagi harinya dilanjutkan panen ikan patin sekaligus kegiatan percontohan 

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dan Food and Agriculture Organization (FAO), merencanakan Patin Banyuasin Go to Internasional, Rabu (16/10/2019).

Terbukti Desa Sungai Rengit Kecamatan Talang Kalapa, terpilih menjadi lokasi Pilot Project KKP-FAO dalam kegiatan proyek “Supporting Local Feed Self-Sufficiency for Inland Aquaculture in Indonesia (TCP/INS/3606)” dan temu lapang pakan mandiri provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) di lokasi Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) Jarwo.

Masih Terdengar Asing, Ini 12 Manfaat Buah Kundur Bagi Kesehatan, Salah Satunya Turunkan Kadar Gula

Tapak Kaki Raja Harimau 12 cm di Areal Pemukiman, Resahkan Warga Jambi, Areal Sekitar Taman Terbakar

Asisten I Setda Banyuasin Ir Kosarudin MM didmpingi Kadis Perikanan Ir Hj Ria Apriani MSi menyampaikan, kepada Dirjen Perikanan Budidaya, dan Ketua Komisi IV DPR RI, Edi Prabowo atas semua perhatian dan bantuannya. Sehingga Banyuasin bisa mengespor ikan patin hingga internasional.

Untuk itu, Tahun 2020 Kabupaten Banyuasin akan melakukan terobosan, pengembangan budidaya ikan patin kualitas ekspor secara terpadu dalam satu kawasan, dilengkapi industri pengolahan ikan patin di Desa Merah Mata Kecamatan Banyuasin I.

Pria Ini Menangis di Pelaminan dan Peluk Erat Ibu Mantan Kekasihnya, Mempelai Wanita Jadi Sorotan!

Garuda Indonesia Jual Tiket Umroh Rp12,8-13 Juta, Januari Buka Penerbangan Langsung Palembang-Jeddah

 

"Di Merah Mata disiapkan luas lahan 100 Ha, pada tahap awal bisa dimanfaatkan 50 Ha," kata Kosarudin yang juga di Desa Sungai Rengit ini direncanakan lokasi kolam hingga 200 hektar dan akan dijadikan tempat produk pakan ikan.

Ditambahkan Kadis Perikanan, Kabupaten Banyuasin termasuk salah satu kabupaten penghasil ikan terbesar di Sumatera Selatan terutama ikan patin dan lele dengan sentra budidaya ikan patin berada di Kecamatan Talang Kelapa.

"Bukan tidak mungkim Banyuasin bisa mengekspor ikan patin ke internasional," cetus Ria yang menunjukan potensi perikanan di Banyuasin meliputi perikanan budidaya, air tawar, air payau, dan air laut serta perikanan tangkap," ujarnya.

Halaman
12
Penulis: Mat Bodok
Editor: Budi Darmawan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved