Pembuat Video Viral Penggal Jokowi Ina Yuniarti Bebas, Tiga Anaknya Jadi Tujuan Usai Ucap Takbir

Ina Yuniarti bebas dari hukum akibat kasus penyebaran video yang berujung viral berisi ujaran kebencian terhadap Presiden Joko Widodo.

Pembuat Video Viral Penggal Jokowi Ina Yuniarti Bebas, Tiga Anaknya Jadi Tujuan Usai Ucap Takbir
tribun kaltim
Ina Yuniarti 

Dalam pertimbangan majelis hakim, berdasarkan fakta hukum terdakwa merekam laki-laki siap memenggal kepala Jokowi. Bahwa terdakwa hanya ingin memberi tahu teman-teman kalau terdakwa sudah ada di Bawaslu.

Terdakwa juga dianggap hanya asal membagikan dan tidak memilah-milah foto, video.
Majelis juga berkesimpulan tidak ada bukti yang membuktikan terdakwa melakukan perbuatan dengan unsur pemerasan atau ancaman bersifat materil sebagaimana disebut dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).

“Sehingga majelis hakim berkesinpulan tidak sependapat dengan tuntutan jaksa penintut umum dengan penerapan pasal yang didakwakan jaksa,” kata Tuty.

Dengan demikian, menurut majelis latar belakang penerapan pasal 27 ayat 4 ndang-undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik, di mana konten memuat kekerasan dan kebutuhan materil sebagaimana disebut pasal 368 dan 369 KUHP telah salah penerapan hukum.

“Mendakwa terdakwa tidak tepat. Maka terdakwa dinyatakan tidak terbukti secara sah seperti mendakwaakan sehingga terdakwa harus dibebaskan menurut hukum,” tambah Tuty.

Ina Yuniarti mengucapkan rasa syukur kepada Allah SWT setelah dinyatakan bebas oleh majelis hakim. Dia mengaku senang dapat bebas dari jerat hukum.

Sebab, dia akan kembali bertemu dengan ketiga orang anaknya.

“Saya kembali ke kehidupan normal. Terutama keluarga yaitu anak saya yang sudah menunggu lama,” kata Ina.

Selama ini, dia tidak dapat bertemu dengan anak-anaknya karena dilakukan upaya penangkapan dan penahanan.

“Mereka hanya bertiga di sana. Dan saya kembali kepada mereka. Alhamdulillah,” ujarnya.

Dia mengungkapkan, anak-anaknya tidak ada yang mendampingi. Apalagi, dia mengaku, sudah tidak mempunyai suami karena telah meninggal dunia pada 2011 lalu.

“Tidak ada siapa-siapa. Suami sudah meninggal 2011. Saya membesarkan mereka,” tambahnya.

Sumber: (Tribun Network/gle/wly)

Editor: Refly Permana
Sumber:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved