Kabut Asap Selimuti Musirawas dan Lubuklinggau, Pandangan Terganggu, Nafas Sesak

Kabut asap menyelimuti wilayah Kabupaten Musirawas dan Kota Lubuklinggau pada Senin (14/10/2019).

Kabut Asap Selimuti Musirawas dan Lubuklinggau, Pandangan Terganggu, Nafas Sesak
sripoku.com/ahmadfarozi
Kabut asap menyelimuti wilayah Kabupaten Musirawas dan Kota Lubuklinggau pada Senin (14/10/2019) pagi. Kabut asap ini cukip tebal dan membuat jarak pandang menjadi terbatas. Tampak kabut asap di Jalan Ahmad Yani Kota Lubuklinggau. 

Laporan wartawan sripoku.com, Ahmad Fahrozi

SRIPOKU.COM, MUSIRAWAS - Kabut asap menyelimuti wilayah Kabupaten Musirawas dan Kota Lubuklinggau pada Senin (14/10/2019) pagi.

Kabut asap ini cukup tebal dan membuat jarak pandang menjadi terbatas.

Pantauan Sripoku.com, kabut asap ini menyelimuti jalan-jalan pemukiman warga.

Tak hanya itu, di ruas-ruas jalan protokol, seperti Jalan Yos Sudaraso, Jalan Ahmad Yani dan Jalan Sudirman Kota Lubuklinggau, terselimuti kabut asap.

Kemunculan kabut asap ini cukup mengganggu jarak pandang. Pengendara yang melintas cenderung berhati-hati, karena jarak pandang berkisar 100 - 200 meter.

Selain mengganggu jarak pandang, kabut asap ini juga membuat mata agak perih dan saluran pernafasan jadi agak terganggu. Karena mata terpapar dengan kabut asap, terutama pengendara motor dan pernafasan terpaksa menghirup udara yang tidak sehat.

Tak hanya di Kota Lubuklinggau, di wilayah Kabupaten Musirawas, kabut asap juga muncul agak pekat pada Senin (14/10/2019) pagi.

"Hari ini kabut asapnya cukup tebal, apalagi pagi tadi. Setelah agak siang, mulai berkurang," ungkap Wahyu, salah seorang warga di Muara Beliti Kabupaten Musirawas.

Penulis: Ahmad Farozi
Editor: Refly Permana
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved