Kabut Asap Pekat

Kabut Asap Pekat, Syahbandar Menunda Pergerakan Kapal Masuk dan Keluar Sungai Musi

Syahbandar menunda pergerakan kapal keluar dan masuk Sungai Musi lantaran kabut asap pekat di udara Palembang.

Kabut Asap Pekat, Syahbandar Menunda Pergerakan Kapal Masuk dan Keluar Sungai Musi
SRIPOKU.COM/ODI ARIA SAPUTRA
Ilustrasi transportasi air. 

Laporan wartawan Sripoku.com Yandi Triansyah

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Kelas II Palembang mengeluarkan surat edaran akibat semakin kurang baiknya jarak pandang dari kabut asap di perairan Palembang.

Dalam surat tersebut dikatakan jika kondisi kabut asap masih pekat dari pukul 06.00 sampai 10.00 WIB maka kapal kapal yang akan masuk dan keluar Sungai Musi untuk melakukan penundaan.

Begitu juga kondisinya saat malam hari.

Kepala Seksi Lalu Lintas dan Angkutan Laut (Kasi Lala) Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Kelas II Palembang, Adriawan mengatakan, jika asap semakin tebal sampai pukul 10.00 maka pihaknya akan menunda pergerakan kapal baik yang akan masuk maupun keluar dari Sungai Musi.

"Jam 06.00 sd 10.00 pagi apabila berkabut asap agar menunda pergerakan begitu juga pada malam hari," kata Adriawan, Senin(14/10/2019) saat dihubungi.

Menurut dia, jarak pandang di Sungai Musi sekitar 50 meter. Kondisi itu tidak memungkinkan untuk kapal bergerak.

"Meningkatkan kewaspadaan dan berhati hati setiap melakukan perlayaran," kata dia

Penulis: Yandi Triansyah
Editor: Refly Permana
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved