Terjalin Kesepakatan, Warga di Delapan Desa Batalkan Demo ke PT DMIL

Rencana demonstrasi warga dari 8 desa di Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) yang dijadwalkan hari ini, Kamis (10/10/2019) dibatalkan.

Terjalin Kesepakatan, Warga di Delapan Desa Batalkan Demo ke PT DMIL
tribunsumsel.com/rahmat aizullah
Zainal Abidin, koordinator lapangan demonstrasi yang dibatalkan. 

Laporan wartawan Tribunsumsel.com, Rahmat Aizullah

TRIBUNSUMSEL.COM, MURATARA - Rencana demonstrasi warga dari 8 desa di Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) yang dijadwalkan hari ini, Kamis (10/10/2019) dibatalkan.

Pembatalan demonstrasi petani plasma sawit PT Dendy Marker Indah Lestari (DMIL) tersebut lantaran tuntutan petani sudah dipenuhi oleh pihak perusahaan.

Sebelumnya, petani plasma sawit PT DMIL ingin demonstrasi menuntut janji pelaksanaan replanting kebun plasma sawit PT DMIL seluas 2.937 hektar.

Mereka berasal dari 8 desa/kelurahan dalam wilayah Kecamatan Rupit, yakni Kelurahan Muara Rupit, Desa Noman, Batu Gajah, Maur Baru, Bingin Rupit, Beringin Jaya, Lubuk Rumbai, dan Desa Pantai.

Koordinator lapangan, Zainal Abidin mengatakan, aksi demonstrasi dibatalkan karena pihak perusahaan telah menyanggupi tuntutan petani.

Ia dan beberapa perwakilan petani plasma telah melakukan duduk bersama dengan manajemen PT DMIL tadi malam, Rabu (9/10/2019).

"Malam tadi kami diundang oleh perusahaan untuk duduk bersama, sudah ada kesepakatan, jadi demo hari ini batal," kata Zainal kepada wartawan.

Dari rapat terbatas yang dilaksanakan di salah satu rumah makan di Kota Lubuklinggau tersebut menghasilkan tiga poin utama kesepakatan.

"Pagi ini kami kumpulkan seluruh petani plasma, sudah kami sampaikan semua kesepakatannya, supaya tidak terjadi salah paham atau fitnah," ujarnya.

Halaman
12
Editor: Refly Permana
Sumber: Tribun Sumsel
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved