Wiranto Diserang di Banten

Sosok Menko Polhukam Wiranto, Dulunya Ajudan Presiden Soeharto, Sukses Raih Jenderal Bintang Empat

Mengenal Menkopolhukam Wiranto, Ajudan Presiden Soeharto, Jejak Karir Jenderal TNI (Purn) Mentereng

Penulis: Tria Agustina | Editor: Welly Hadinata
Instagram/@wiranto.official
Menko Polhukam Wiranto 

BIOGRAFI

Jenderal TNI (Purn) Wiranto adalah politikus Indonesia dan tokoh militer Indonesia.

Wiranto lahir di Jogjakarta pada tanggal 4 April 1947 dari pasangan RS Wirowijoto dengan istrinya yang bernama Suwarsijah.

Ayah Wiranto berkerja sebagai seorang guru sekolah dasar sedangkan ibunya adalah seorang ibu rumah tangga.

Saat Wiranto berusia satu bulan, dia dibawa orang tuanya pindah ke Surakarta karena terjadi agresi Belanda yang menyerang kota Yogyakarta.

Di Surakarta, Wiranto menyelesaikan sekolahnya hingga dia lulus dari Sekolah Menengah Atas Negeri 4 Surakarta.

Setamat SMA, Wiranto melanjutkan studinya dengan masuk ke Akademi Militer Nasional dan lulus pada tahun 1968.

Nama Wiranto mulai menarik perhatian publik saat dia dipercaya untuk menjadi ajudan Presiden Soeharto.

Perjalanan karier seorang prajurit tidak terlepas dari faktor dedikasi dan kemampuannya.

Demikian halnya karier Wiranto kian menanjak tatkala ABRI memberi kepercayaan kepadanya menjadi Ajudan Presiden RI selama 4 tahun (1989-1993).

Suatu masa jabatan Ajudan Presiden yang relatif lama.

Pelaku Pria Diduga Terpapar Paham Radikal ISIS, Menko Polhukam Wiranto Ditusuk Pakai Pisau Lempar

Nagita Slavina Akhirnya Ungkap Fakta Rumah Tangga, Hubungan Raffi Ahmad dan Ayu Ting Ting Terungkap!

Bak Michael Jackson Peserta Audisi Indonesian Idol Ini Tolak Tawaran Kerja dari Anang, Ngaku Seniman

Setelah menjadi ajudan presiden, karier militer Wiranto semakin meningkat ketika dia dipromosikan menjadi Kasdam Jaya, Pangdam Jaya, Pangkostrad, hingga menjadi KSAD.

Pada bulan Maret 1998, Presiden Soeharto kembali menunjuk Wiranto, kali ini untuk menjadi Pangab (sekarang disebut Panglima TNI).

Kala itu terjadi pergantian pucuk kepemimpinan nasional dari Presiden Soeharto ke Presiden BJ Habibie.

Halaman
1234
Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved