Human Interest Story

Salsa Ingat Ultah Lalu Ziarahi Makam Vera

Vera sempat melanjutkan pendidikan ke bangku kuliah, namun tidak berselang lama dia berhenti.

Salsa Ingat Ultah Lalu Ziarahi Makam Vera
tribunsumsel.com/shinta
Suhartini, ibu kandung Vera Oktaria, saat memegang foto anaknya yang jadi korban pembunuhan oleh Prada DP 

TEPAT tanggal 5 Oktober 2019 kemarin seharusnya Vera Oktaria berusia 21 Tahun. Hanya saja, Vera keburu meninggal dengan cara tidak wajar. Wanita cantik itu merupakan korban pembunuhan disertai mutilasi yang dilakukan oleh kekasihnya sendiri yakni Deri Pramana, yang mana pelakunya telah divonis hukuman seumur hidup pada sidang di Pengadilan Militer I-04 Palembang beberapa waktu lalu. Deri Pramana juga diganjar hukuman dipecat dari kesatuannya sebagai anggota militer TNI AD atas dakwaan Pasal 340 Pembunuhan Berencana.

Vera Oktaria wafat pada umur 20 Tahun, sekitar awal Mei 2019 lalu. Korban sendiri telah menyelesaikan pendidikan sekolah jenjang SMA. Setelah itu Vera sempat melanjutkan pendidikan ke bangku kuliah, namun tidak berselang lama dia berhenti dan beralih bekerja menjadi kasir pada sebuah minimarket.

Sebagai sahabat korban Vera, Salsa mengatakan persahabatannya yang sudah terjalin sejak lama membuat dirinya sulit melupakan sosok Vera Oktaria. Itulah sebabnya hingga kini dia rutin berkunjung (ziarah,Red) ke makam almarhumah di kawasan TPU Naga Swidak Palembang.

"Banyak kenangan sama Vera, kami berteman sejak dari kelas 1 SMP, jadi sangat sulit melupakannya, masih terngiang rasanya seolah Vera masih hidup, makanya saya ziarah sekalian memperingati hari ulang tahunnya (Ultah," terang Salsa saat dibincangi, Rabu (09/10/2019).

Salsa mengungkapkan, almarhumah merupakan sosok yang periang dan peduli terhadap sesama.

"Pokoknya (Vera) baik nian, dia itu walaupun keras sifatnya tapi care (perhatian,Red) sama kawan dan sekitar. Tapi, kalau dengan orang yang tidak dikenal, (Vera) pendiam tidak banyak ulah. Namun, kalau sudah kenal dan dekat dengannya sangat periang, suka bercanda, terlebih kalau diajak pergi jalan, hobinya suka ngaret," kata Salsa kala mengingat pertemanannya dengan Vera.

Salsa berharap, peristiwa yang menimpa sahabat karibnya itu, semoga ada hikmah dibalik semua yang telah terjadi. "Untuk keluarga Vera, khusus ibunya tetap sabar, Vera sudah tenang dialam sana, ikhlaskan saja, semoga dibalik ini semua ada hikmah," tandasnya. (ts/cr11)

Editor: Soegeng Haryadi
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved