Rafathar, Anak Raffi Ahmad dan Nagita Takut Sayuran, Kenali Penyebab Fobia & Cara Mengatasinya!

Rafathar, Anak Raffi Ahmad dan Nagita Takut sama Sayuran, Kenali Penyebab Fobia & Cara Mengatasinya

Rafathar, Anak Raffi Ahmad dan Nagita Takut Sayuran, Kenali Penyebab Fobia & Cara Mengatasinya!
instagram.com/raffinagita1717
Raffi Ahmad, Nagita dan Rafathar 

Mengapa? Karena mendidik anak butuh waktu yang panjang.

Intip Potret Terkini Rahmi Finalis Idola Cilik 2 yang Kini Makin Cantik dan Banyak Penggemar

Dilansir dari Kompas, Cara mengatasi trauma/phobia apa saja pada anak (biasanya anak yang masih umur >2-12 tahun), ada beberapa cara :

1. Cara pertama

1. Tanya pada anak tokoh yang disenangi, kemudian ceritakan kehebatan sang tokoh tersebut.Misal : (si anak suka superman, ceritakan bahwa superman hebat, kuat dll).

2.Kemudian tanyakan kepada anak, misal: Asep kan suka dengan kehebatan si superman, apakah Asep sama hebatnya superman. Sampai anak menganggukan kepala (karena dalam teori pikiran dengan menganggukan kepala atau mengatakan “iya” maka bawah sadarnya membuka diri untuk kesembuhan).

Kemudian lanjutnya, katakana pada anak, “Nah, kalau berani dan hebatnya maka Asep tidak perlu takut dengan kucing(contoh masalah) karena kucing kecil, Asep besar, dan harus baik-baik dengan kucing”. Kalau perlu, dapat diberi boneka kucing dan berikan sugesti positif.

3.Sugesti harus disesuaikan dengan bahasa anak yang singkat, jelas, dan mudah dimengerti/dipahami anak)” . Katakan berulang-ulang/berikan apresiasi atas keberanian, kemajuan/perubahan anak. Dicium dan dipeluk. (lakukan sampai 21 hari atau 40 hari secara konsisten)

2. Cara kedua

Dengan menggunakan teknik EFT (emotional freedom technique)

Ketuk ringan dengan kedua jari di bawah tulang mata anak sambil memberikan sugesti kepada anak (diusahakan anak mengikuti perintahnya) : ya Tuhan… saya adalah anak pemberani, anak hebat, dan anak pintar (3x). Saya berani dengan kucing, saya sayang dengan kucing… dll.
(lakukan sampai 21 hari atau 40 hari secara konsisten)

3. Cara ketiga

Pada saat antara mengantuk dengan dengan tidur, berikan sugesti positif, seperti tentang keberanian, kehebatan, dan kasih sayang orang tua.
Misal : Asep sudah pintar, berani, kuat seperti superman…dan berani dengan kucing…dan baik dengan kucing… Ayah sayang dengan Asep, Ibu juga juga sayang dengan Asep …(sampai mengatakan iya )
(lakukan sampai 21 hari atau 40 hari secara konsisten)

Saran :
gunakan semua ketiga cara sampai dengan 21 hari atau 40 hari, biasanya ada perubahan dalam waktu beberapa hari.

Saran untuk orang tua, imajinasikan ketika berdoa /biasakan mental imajinasi apa yang kita pikirkan dan kita rasakan bahwa anak kita cepat sembuh dalam trauma/phobia (dalam teori pikiran mengatakan apa yang kita pikirkan dan kita rasakan adalah doa dan doa yang paling cepat terkabul adalah apa yang kita rasakan, kemudian apa yang kita pikirkan).
Semoga bermanfaat...

Menkopolkam Wiranto Ambruk Sesaat Diserang Orang tak dikenal Pakai Sajam Pisau, Terluka di Perut

VIDEO: Detik-detik Menkopolhukam Wiranto Diserang dan Ditusuk Orang tak Dikenal

Seusai Tabrak Rumah Warga, Lima Penumpang L300 Acungkan Senpira ke Warga, Ditemukan Benda-benda Ini

Nempel ke Nikita Mirzani, Posisi Tangan Hotman Paris Disoroti, Eks Meriam Bellina Diserbu Komentar

Penulis: Nadyia Tahzani
Editor: Welly Hadinata
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved