Berita Lahat

PT PLIP akan Manfaatkan Limbah Pembakaran Batu Bara di Lahat Menjadi Conblock dan Batako

Limbah pembakaran batubara atau fly ash bottomash ternyata bisa dimanfaatkan untuk pembuatan conblock dan batako.

PT PLIP akan Manfaatkan Limbah Pembakaran Batu Bara di Lahat Menjadi Conblock dan Batako
SRIPOKU.COM/EHDI AMIN
PT PLIP menyampaikan sosialisasi pengolahan limbah pembakaran batu bara jadi conblok dan batako di Desa Negeri Agung Lahat 

Laporan wartawan sripoku.com, Ehdi Amin

SRIPOKU.COM, LAHAT - Limbah pembakaran batu bara atau fly ash bottomash ternyata bisa dimanfaatkan untuk pembuatan conblock dan batako.

Hal inilah yang akan dilakukan Pengolah Limbah Industri Palembang (PT PLIP) kedepan dalam memanfaatkan limbah pembakakan batu bara di Lahat.

Hal tersebut seperti dikatakan Dewan Komisaris PT PLIP, Jalalludin SE.

Menurutnya, saat ini pihaknya sedang mempersiapkan izin- izin untuk pengolahan limbah tersebut.

Nantinya conblock dan batako tersebut berlabel SNI. "Akan kita uji juga ketahanan dari conblock dan batako tersebut," ujar Jalalludin didampingi Direktur PT PLIP Suhardi Kuswadi saat sosialisasi ke masyarakat desa Negeri Agung, Kecamatan Merapi Barat, Lahat. Kamis (10/10) .

Menurutnya, bahwa target pada bulan depan bisa beroperasi. Nantinya selain melibatkan masyarakat desa sebagai pembuat batako dan conblock juga mengurangi dampak debu batubara. Sementara untuk limbah fly ash bottomash didapat dari perusahaan PLTU yang ada di kawasan Merapi.

Hotel Santika Radial Palembang Hadirkan Promo Makar Rp 60 Ribu, Ada Paket Menginap Super Jumbo

Golkar OKU Timur Buka Pendaftaran Balon Kepala Daerah, Calon TNI dan Polri Harus Mengundurkan Diri

Bupati Empatlawang H Joncik Muhammad Mutasi dan Ganti Beberapa Pejabat Eselon II, III dan IV

Bila Desa Negeri Agung sudah bisa menghasilkan batako dan conblock maka, masyarakat di sekitar tak perlu jauh- jauh mencarinya lagi untuk keperluan pembangunan.

"Secara tekhnis, limbah tersebut nantinya dicampur pasir, semen dan dicetak menggunakan alat,"jelasnya.

Kades Negeri Agung, Risman mengungkapkan pihaknya mendukung dan merespon positif rencana tersebut. Hanya saja sebelum pengolahan limbah beroperasi, izin - izin harus disiapkan terlebih dahulu agar tidak ada masalah kedepannya.

Sementara, Camat Merapi Barat, Eti Listina SP MM menambahkan bahwa adanya rencana pengolahan limbah di desa menjadi batako dan conblock bisa memberdayakan anak- anak muda di desa.

Apalagi dari limbah menjadi nilai ekonomis dan dijual ke masyarakat.

"Kita harap tenaga kerja yang digunakan masyarakat desa setempat. conblock dan batako yang dihasilkan nanti siap kita gunakan untuk proyek pembangunan, misal di kantor camat yang saat ini sedang direnovasi,"ujarnya. Cr22

Penulis: Ehdi Amin
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved