Kantor DPRD Banyuasin Dikepung Asap

Kantor DPRD Banyuasin di kepung asap tebal, pembakaran sampah yang mengakibatkan pengguna jalan terganggu, Kamis (10/10/2019).

Kantor DPRD Banyuasin Dikepung Asap
SRIPOKU.COM/MAT BODOK
Oknum pegawai Pemkab Banyuasin membakar sampah hingga kantor DPRD Banyuasin dikelilingi asap. 

SRIPOKU.COM, BANYUASIN -- Kantor DPRD Banyuasin di kepung asap tebal, pembakaran sampah yang mengakibatkan pengguna jalan terganggu, Kamis (10/10/2019).

Pantauan wartawan, sepanjang saluran air, drainase sepanjang jalan di lingkungan perkantoran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) dijadikan tempat pembuangan sampah.

Sebab itu, tumpukan sampah jenis daun-daunan dan ranting serta kantong plastik yang bertebaran dibuang dalam got. Tumpukan sampah ini yang dibakar beberapa oknum pegawai di lingkungan kantor DPRD yang menyababkan asap tebal.

"Seharusnya dilingkungan Pemkab memberikan contoh kepada masyarakat agar tidak membakar sampah yang bukan pada tempatnya," kata salah satu pegawai Pemkab Banyuasin, yang minta namanya untuk tak disebutkan.

Hal seperti ini seharusnya tidak perlu dilakukan apalagi membuang sampah di drainase, saluran air. "Sampah bisa dibuangkan pada tempatnya, bukan dibuang di got yang bisa menyebabkan banjir," timpal pengendara yang akrab dengan sapaan Kuyong.

Warga berharap pemerintah harus memberikan contoh kepada masyarakat, untuk tidak membakar sampah apalagi menimbulkan asap yang berlebihan, apalagi sekarang ini musim kemarau dan kabut asap masih terus berlangsung.

Aksi membakar sampah kerap
Ini terjadi bukan yang kali pertama, dimana sebelumnya pernah juga dilakukan oleh pegawai Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Banyuasin membakar arsip dan sampah sembarangan. Sehingga menimbulkan asap.

Padahal Bupati Banyuasin H Askolani SH MH sebelumnya pernah mengimbau kepada masyarakat dan sekolah-sekolah agar tidak membakar sampah pada saat musim kemarau. Hal ini dilakukan untuk mencegah kabut asap yang menyelimuti wilayah Banyuasin.

Ketua Jaringan Pendamping Kinerja Pemerintay (JPKP) Banyuasin Umirtono SH meminta kebijaksanaan dan ketegasan dari dinas lingkungan hidup dan kebersihan terkait pembuangan dan bakar sampah sembarangan.

"Hati-hati bahaya asap," singkat Umirtono.

Penulis: Mat Bodok
Editor: Budi Darmawan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved