Ini Penjelasan Politikus PDIP Arteria Dahlan yang Sempat Sebut Emil Salim 'Prof Sesat' di Mata Najwa

Ini Penjelasan Politikus PDIP Arteria Dahlan yang Sempat Sebut Emil Salim 'Prof Sesat' di Mata Najwa

Ini Penjelasan Politikus PDIP Arteria Dahlan yang Sempat Sebut Emil Salim 'Prof Sesat' di Mata Najwa
CAPTURE MATA NAJWA TRANS7
VIRAL Video Detik-detik Arteria Dahlan Bentak Emil Salim di Mata Najwa sampai sebut Prof Sesat! 

Ini Penjelasan Politikus PDIP Arteria Dahlan yang Sempat Sebut Emil Salim 'Prof Sesat' di Mata Najwa

SRIPOKU.COM, JAKARTA - Politikus PDI Perjuangan Arteria Dahlan sempat menyebut pemikiran Emil Salim sesat saat berdebat terkait Perppu KPK dalam acara Mata Najwa yang ditayangkan Trans7, Rabu (9/10/2019).

Perdebatan antara Arteria Dahlan dan Profesor Emil Salim berlangsung panas.

Bahkan ada bagian video yang terkesan Arteria Dahlan memarahi dan membentak Emil Salim.

Bagian video ini sempat viral di twitter.

Dikutip dari Wartakota, Arteria Dahlan bahkan menyebut pemikiran Emil Salim sesat saat menyampaikan sebuah argumen bahwa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyampaikan laporan pertanggungjawaban setiap tahun.

"Tidak ada Prof. Prof sesat nih," ujar Arteria Dahlan sambil menunjuk-nunjuk Emil Salim yang merupakan Menteri Lingkungan Hidup pada era Presiden Soeharto.

BREAKING NEWS: Wiranto Ditikam Orang tak Dikenal di Pandeglang, Banten

Sikap Arteria Dahlan Bentak Emil Salim Jadi Trending, Profilnya di Wikipedia Sampai Diedit Begini

Video & Transkrip Detik-detik Arteria Dahlan Terkesan Memarahi & Bentak Prof Emil Salim, Sebut Sesat

Lalu, tidak puas berbicara sambil duduk, Arteria Dahlan kemudian berdiri sambil menunjukkan tangan ke arah Prof Amil Samil dia mengatakan, "Ini namanya sesat."

Video Arteria Dahlan dan Emil Salim diunggah di akun Twitter Trans7 dan menjadi viral.

Sikap Arteria dalam acara Mata Najwa itu menuai protes dari netizen.

Halaman
1234
Editor: Sudarwan
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved