Hakim Vonis Terdakwa Pembawa Satu Kilogram Sabu 20 Tahun Penjara, Jaksa dan Pengacara Pikir-pikir

Seorang terdakwa divonis bersalah menyalahgunakan satu kilogram sabu dengan penjara selama 20 tahun.

Hakim Vonis Terdakwa Pembawa Satu Kilogram Sabu 20 Tahun Penjara, Jaksa dan Pengacara Pikir-pikir
tribunsumsel.com/nando
Zamzi, terdakwa kepemilikan satu kilogram sabu. 

SRIPOKU.COM, KAYUAGUNG - Dalam persidangan di Pegadilan Negeri (PN) Kayuagung, terdakwa Zamzi Yurizal (49) kasus narkotika dengan barang bukti sabu-sabu 1 kilogram, akhirnya divonis majelis hakim selama 20 tahun penjara.

Amar putusan itu dibacakan oleh hakim ketua Eddy D Sembiring dengan anggota Lina Safitri Tazili dan Firman Jaya, Rabu (9/10/2019).

Dengan pengawalan anggota polisi secara ketat. Usai dibacakan amar putusan, terdakwa yang didampingi oleh penasihat hukumnnya Candra Eka Septiawan langsung menyampaikan masih di pikir-pikir.

Begitupun Jaksa Penuntut Umum (JPU) Imran menyampaikan pikir-pikir juga.

"Dalam proses persidangan perbuatan terdakwa terbukti bersalah melanggar tindak pidana dalam Pasal 114 ayat (2) UU RI No 35 tahun 2009 tentang Narkotika sebagaimana dakwaan kedua," kata hakim ketua Eddy Sembiring.

Terungkap terdakwa Zamzi warga Kelurahan Simpang Baru, Jalan Kutilang Sakti RT/RW 1/2 Kecamatan Tampan Kota Pekanbaru Provinsi Riau dan juga merupakan residivis kasus yang sama yakni narkotika di Pekanbaru ini, ditangkap oleh anggota polisi Sat Narkoba Polres OKI pada Minggu 31 Maret 2019 sekira pukul 22.05 Wib.

"Petugas melakukan pengejaran hingga di pinggir jalan Lintas Timur Desa Pematang Panggang Kecamatan Mesuji Kabupaten OKI," jelasnya.

Sehingga anggota Sat narkoba Polres OKI dibagi 3 tim melakukan pemantauan terhadap mobil bis yang menurunkan penumpang di sekitar jalan lintas timur Desa Pematang Panggang Kabupaten OKI.

"Ternyata benar terdapat bis Handoyo yang menurunkan penumpang di tepi jalintim Desa Pematang Panggang dan melihat terdakwa turun bis sambil membawa tas yang mencurigakan dan berjalan menuju kandang ayam yang berada dekat jalintim," tegasnya.

Selanjutnya, terdakwa meletakkan tas yang dibawanya dalam kandang ayam, Dari hasil pemeriksaan anggota menemukan satu bungkus plastik hitam yang berisi satu bungkus plastik merk Guanyinwang warna hijau.

"Dalam tas berisi narkotika jenis sabu milik terdakwa yang dibawa terdakwa dari Kota Pekanbaru Riau. Kemudian terdakwa dan barang bukti sabu seberat 1063,02 gram dibawa ke Mapolres OKI guna proses hukum," ujarnya.

Diketahui dari penasehat hukumnya, Candra Eka Septiawan, pada agenda tuntutan sebelumnya terdakwa Zamzi dituntut oleh JPU dengan tuntutan seumur hidup.

"Zamzi dikenakan hukuman tuntutan seumur hidup karena terbukti secara sah memiliki sabu tersebut," ungkapnya.

Sebagai penasehat hukum mengajukan pembelaan kepada Majelis hakim yakni memohon keringanan hukuman.

"Dengan alasan terdakwa ini merupakan tulang punggung keluarga. Selain itu terdakwa ini hanya mengantar saja dan tidak mengetahui apa yang diantar saat itu, dan akhirnya didapatkan keringanan hukuman" tutupnya.

Editor: Refly Permana
Sumber: Tribun Sumsel
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved