Abdul Basith Rencanakan Bom Paku Saat Pelantikan Presiden Jokowi Sehingga Acara Diundur Sore

Abdul Basith Rencanakan Bom Paku Saat Pelantikan Presiden Jokowi Sehingga Acara Diundur Sore

Abdul Basith Rencanakan Bom Paku Saat Pelantikan Presiden Jokowi Sehingga Acara Diundur Sore
Istimewa
Abdul Basith Rencanakan Bom Paku Saat Pelantikan Presiden Jokowi Sehingga Acara Diundur Sore 

Abdul Basith Rencanakan Bom Paku Saat Pelantikan Presiden Jokowi Sehingga Acara Diundur Sore

SRIPOKU.COM, JAKARTA-Abdul Basith Rencanakan Bom Paku Saat Pelantikan Presiden Jokowi Sehingga Acara Diundur Sore, hal diungkapkan oleh pihak kepolisian.

Sebab, Polisi menyebut Abdul Basith berencana meledakkan bom ikan di beberapa titik di Jakarta, terutama saat Pelantikan Presiden Jokowi.

Tersangka yang dituduh merancang kerusuhan di Aksi Mujahid 212 itu disebut ingin menggagalkan pelantikan Presiden Joko Widodo atau Presiden Jokowi.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Pol Suyudi Ario Seto mengatakan ada titik-titik di wilayah DKI Jakarta yang dirancang akan diledakkan saat Pelantikan Presiden Jokowi, dengan menggunakan bom ikan berisi paku-paku. Sebagian besar titik itu berada di wilayah Jakarta Barat.

"Mereka berencana akan meledakkan bom-bom tersebut di sepanjang Grogol sampai dengan Roxy (Jakarta Barat)," kata Kombes Suyudi kepada detikcom, Selasa (8/10/2019).

Namun Suyudi enggan memaparkan secara rinci titik-titik persis bom itu akan diletakkan oleh Abdul Basith cs. Dia membantah jika dikatakan komplotan itu merencanakan pengeboman di 9 titik.

"Titiknya tidak spesifik seperti itu," jelas Suyudi.

Selain itu, Suyudi mengatakan, setelah pihaknya menginterogasi para tersangka, termasuk Abdul Basith, mereka berencana membuat kerusuhan dengan maksud menurunkan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Mereka juga ingin menggagalkan pelantikan presiden terpilih.

"(Tujuan mereka) menurunkan presiden dengan isu karhutla dan revisi UU KPK dan terakhir target utama mereka membatalkan pelantikan presiden," kata Suyudi.

Halaman
1234
Editor: Hendra Kusuma
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved