Sekwan DPRD Sumsel Akui 10 SK Anggota Wakil Rakyat Tergadai

Besarnya gaji yang diterima anggota DPRD Sumsel tidak dipungkiri membuat mereka ramai-ramai menggadaikan SK (Surat Keputusan) pasca pelantikan bebera

Penulis: Abdul Hafiz | Editor: Budi Darmawan
SRIPOKU.COM/ABDUL HAFIZ
Drs Bagindo Togar Butar Butar 

Laporan wartawan Sripoku.com, Abdul Hafiz

SRIPOKU.COM, PALEMBANG --- Besarnya gaji yang diterima anggota DPRD Sumsel tidak dipungkiri membuat mereka ramai-ramai menggadaikan SK (Surat Keputusan) pasca pelantikan beberapa waktu lalu.

"Tak masalah atau silahkan saja SK Penetapannya digadai agar memperoleh pinjaman dari Lembaga keuangan pemerintah, tetapi jangan pernah berupaya untuk menggadaikan amanah yang diberikan rakyat akibat telah terperangkap.oleh bantuan lembaga eksekutif alias Pemerintah Daerah," ungkap Pemerhati Politik Drs Bagindo Togar Butar Butar, Selasa (8/10/2019).

Direktur Eksekutif Forum Demokrasi Sriwijaya (ForDes) menyebut konsekuensi sengitnya pertarungan agar lolos sebagai anggota legislatif, dimana proses politiknya sangat membutuhkan pembiayaan finansial.

"Katakanlah untuk mendongkrak elektoral tidak cuma butuh modal sosial, politik, intelektual, moral dan spiritual, tetapi modal finansial terkesan lebih dilirik oleh publik para pemilik hak suara," kata Bagindo.

Apalagi bagi para pendatang baru serta yang memiposisikan organ wakil rakyat ini bak lokus atau wadah mencari nafkah, alias modal kerja sebisanya dikembalikan kepada pos awalnya.

"Tidak sedikit dana yang terserap hingga hari pencoblosan,penghitungan sampai masa penetapan. Bila sukses, semuanya diakumulasi political costnya secara ekonomi, diasumsikan masih akan memperoleh profit serta social benefit bagi para politisi parlemen tersebut," ujar mantan Ketua IKA Fisip Unsri.

Di sisi lain pemerintah melalui perbankan daerah membuka ruang bagi para anggota DPRD untuk meringankan permasalahan keuangannya. Dimana pendapatan resmi selama 5 tahun menjadi acuan penilaian.

Ketika dikonfirmasi, Sekretaris DPRD Sumsel H Ramadhan Sulaiman Basyeban SH MM menyebut setidaknya ada 10 anggota dewan yang telah menggadaikan SK.

"Sudah ada sepuluh lebih anggota dewan Sumsel, yang mengajukan pinjaman dengan jaminan SK sebagai anggota DPRD. Pinjamannya di BSB. Bank yang tahu hitungannya, nanti kalau dapat pinjaman tinggal potong penghasilan," ungkap Sekwan di hadapan belasan wartawan. (Abdul Hafiz)

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved