Ketika Akan Ditangkap, Pria Ini Malah Akak Gulat Petugas BNN Muaraenim

Ketika Akan Ditangkap, Pria Ini Malah Akak Gulat Petugas BNN Muaraenim

Ketika Akan Ditangkap, Pria Ini Malah Akak Gulat Petugas BNN Muaraenim
Sripoku.com/ Polres
Kepala BNNK Muaraenim AKBP Abdul Rahman melakukan press release penangkapan kasus narkoba di Kantor BNNK Muaraenim, Selasa (8/10) 

Yulianto Bergulat Dengan Petugas BNN Muaraenim

Laporan Wartawan Sripoku.com, Ardani Zuhri

SRIPOKU.COM, MUARAENIM,---M Yulianto alias Jonget (23) warga Jl Dusun Tanjung, Kecamatan Lawang Kidul, Kabupaten Muaraenim, bergulat dengan petugas BNN Muaraenim ketika akan ditangkap.

Dari tangan pelaku petugas berhasil mengamankan narkoba dan uang tunai Rp 10 juta di Jalan Lintas Muaraenim - Baturaja Pasar Tanjungenim, tepatnya samping Bank BRI Unit Lawang Kidul, Kecamatan Lawang Kidul, Kabupaten Muaraenim.

"Ketika akan ditangkap petugas saya, sempat bergulat. Pelaku melawan ketika akan ditangkap," ujar Kepala BNNK Muaraenim AKBP Abdul Rahman dalam press release di Kantor BNNK Muaraenim, Selasa (8/10/2019).
Menurut AKBP Abdul Rahman, penangkapan tersebut terjadi pada hari Senin, tanggal 7 Oktober 2019, sekitar  pukul 15.20 di Jalan Lintas Muaraenim - Baturaja Pasar Tanjungenim, tepatnya disamping Bank BRI Unit Lawang Kidul, Kecamatan Lawang Kidul, Kabupaten Muaraenim.

Pelaku yang sehari-harinya bekerja sebagai operator PT Ulima Nitra Tanjungenim, diketahui dari masyarakat sering menjual dan mengedarkan narkotika jenis sabu-sabu di wilayah Pasar Tanjungenim. Dan berdasarkan informasi juga pelaku akan menerima kiriman Narkotika jenis sabu paket besar sebanyak dua kantong dari Bandar di Desa Penyandingan bernama FB (DPO) yang transaksinya akan dilakukan di depan Bank BRI Unit Pasar Tanjungenim, Kecamatan Lawang Kidul, Kabupaten Muaraenim.

Kemudian tim BNN Muaraenim yang sudah mengintai melihat pelaku sedang berada di samping Bank BRI Unit Pasar Tanjungenim, tak menunggu lama petugas BNN langsung memegangi pelaku namun ternyata pelaku berontak dan melawan, sehingga pelaku dan petugas BNN terpaksa bergulat untuk melumpuhkannya.

Setelah berhasil dilumpuhkan dari tangan pelaku berhasil diamankan tiga paket kecil sabu yang diselipkan dalam kotak rokok Sampoerna Mild warna Putih yang diakui pelaku adalah sabu-sabu yang telah dipesan pembeli warga Tanjungenim.

Dan disaku celana pelaku juga berhasil diamankan uang tunai senilai Rp 10 juta yang diakuinya akan diberikan kepada Bandar Narkotika bernama FB Als TK ( DPO ) sebagai pembayaran pembelian jual beli Narkotika.

Kemudian Tim BNN melakukan penggeledahan di rumah pelaku di Dusun Tanjung dan didapati kembali barang bukti narkoba, bong alat hisap, bungkus plastik, sekop, dan lain-lain. Atas temuan tersebut, pelaku langsung diamankan bersama barang bukti ke Kantor BNNK Muaraenim guna Pemeriksaan, Pengembangan, dan penyidikan Iebih lanjut.

Untuk barang bukti yang diamankan ditubuh pelaku, lanjut AKBP Abdul Rahman yakni satu unit motor Yamaha Fino warna Hitam Merah tanpa plat, satu bungkus kotak rokok Sampoerna yang berisi tiga paket sabu dalam plastik klip bening (satu paket senilai Rp 350 ribu, dan dua paket senilai Rp 250 ribu).

Kemudian, Uang tunai senilai Rp 10 juta yang diikat menggunakan karet gelang, satu unit HP Samsung lipat warna Merah muda.

Sedangkan barang bukti yang diamankan dirumah pelaku yakni tiga unit HP, satu unit timbangan digital ukuran sedang, tiga Ball Plastik klip bening berbagai ukuran, dua set alat hisap sabu (Bong) terbuat dari beling tabung kaca, tiga set alat hisap sabu (qBong) terbuat dari botol yang dimodifikasi, tiga buah spet jarum suntik, satu buah kaca pyrex, tiga buah kawat kecil, enam buah plastik yang di modifikasi sebagai sekop dan empat buah korek api gas.

Sementara itu menurut tersangka M Yulianto, bahwa ia baru menekuni bisnis narkotika sekitar lima bulan lalu, karena sehari-hari ia bekerja sebagai operator alat berat. Selain menjual, ia juga mengunaknnya untuk sendiri.
"Perputaran bisnis narkotika tersebut, seminggu sekitar Rp 10 juta," katanya.(ari)

Penulis: Ardani Zuhri
Editor: Budi Darmawan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved