Berita OKU

Bobol Rumah Tiga Anggota Polisi,Dan Coba Kabur Penjahat Ini Akhirnya Keok Setelah Di 'Dor' Polisi

Penjahat spesialias bobol rumah akhirnya keok setelah membobol rumah tiga anggota polisi, penjahat meresahkan ini didor polisi di kaki kiri saat men

Bobol Rumah Tiga  Anggota Polisi,Dan Coba Kabur Penjahat Ini Akhirnya Keok Setelah Di 'Dor' Polisi
SRIPOKU.COM / LENI JUWITA
Kapolres OKU AKBP Tito Travolta Hutauruk SIK MH didampingi Kasat Reskrim AKP Alex Andriyan SKom memberikan keterangan di Mapolres OKU, Senin (7/10/2019). 

SRIPOKU.COM.BATURAJA--- Penjahat spesialias bobol rumah akhirnya keok setelah membobol rumah tiga  anggota polisi, penjahat meresahkan ini didor polisi di kaki kiri  saat mencoba kabur ketika ditangkap.

Akhmad Kosim  (27) sang otak pelaku pembobol rumah terpaksa dilakukan tindakan tegas terukur karena mencoba kabur saat ditangkap poisi, tembakan peringatan ke udara tidak membuat Kosim ciut.

Akhirnya petugas mengarahkan tembakan ke kaki kiri pelaku, barulah resedivis kambuhan ini menyerah.  Sedangkan tersangka  lainnya yang identitasnya sudah dikantongi polisi  kini masih menjadi buronan.

Kapolres OKU AKBP Tito Travolta Hutauruk SIK  MH  dihadapan awak media Senin (7/10/2019) menjelaskan, tersangka merupakan penjahat kambuhan yang  pernah masuk penjara tahun 2012 lalu dalam kasus pembobolan rumah.

Modusnya, tersangka bersama  pelaku lainnya yang masih DPO mengincar rumah-rumah yang belum dipasang teralis.   Tersangka Di (DPO) bertugas mencari rumah-rumah yang akan dieksekusi selanjutnya hasilnya didiskusikan dirumah Kosim barulah penjahat ini beraksi.

Kapolres OKU yang didampingi Kasat Reskrim AKP Alex Andriyan SKom mengatakan, dalam  kurun waktu sepuluh hari terakhir  ini saja Kosim sudah membobol lima rumah. Korbannya atas nama  Agusdiansah (26) pekerjaan karyawan swasta  beralamat di Kelurahan Saungnaga Kecamatan Baturaja Barat, Eman Nelistianto (22) pekerjaan anggota Polri alamat  Perumahan Residen Kelurahan Batukuning Kecamatan Baturaja Barat. Rini Kusumawati  (35) pekerjaan guru honor alamat Jalan Air Semambu Kelurahan Kemelak Bindung Langit Kecamatan Baturaja Timur. Kemudian Irawan  Haryadi (40) anggota Polri alamat Karang Sari Desa Tanjungbaru Kecamatan Baturaja Timur dan Trisno (37) anggota Pori aamat Jaan A Yani Kelurahan Kemelak Kecamatan Baturaja Timur.

Polisi juga sudah mengamankan barang bukti berupa, dua unit HP, satu buah camera, satu buah kipas angin, grinda, alat bor. Kasus ini masih terus dikembangkan.  Polisi juga terus mengejar tersangka lainnya yang terlibat dalam kasus pembobolan rumah yang sudah cukup meresahkan warga ini.

Barang hasil curian itu diantaranya sudah dijual tersangka kepada warga atas nama Didik Hermansyah seharga Rp 500 ribu. Setelah membeli Hp dari pelaku, Didik Hermansyah yang tidak tahu kalau Hp tersebut hasil kejahatan, kemudian bermaksud menjual kembali HP seharga Rp 700 ribu. Sialnya Didik langsung memposting ke medsos, jejak digital terlacak polisi kemudian anggota berpura-pura  mau membei hp akhirnya Didik ditangkap polisi dengan tuduhan sebagai penada. “Aku dak tahu kalu itu hasi kejahatan, bini Kosim yang menjual kami kenal baik mangkonyo diposting dimedsos, kalu tahu barang dak aman dak mungkin diposting di medsos,” kata Didik.  

Sedangkan otak pelaku pembobol rumah mengaku barang hasli curian itu diantaranya camera Nikon D 3000 sudah dijuanya kepada orang lain, gerinda dan bor sudah dijualnya kepada orang lain. Uang hasil penjualan sudah  dibagi dengan teman-temannya . (eni)

Penulis: Leni Juwita
Editor: Budi Darmawan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved