Berita Palembang

Penemuan Mayat di Sungai Daerah Sako, Bernama Syafruddin Memang Menderita Sakit Sejak 5 Tahun

Penemuan Mayat di Sungai Daerah Sako, Bernama Syafruddin Memang Menderita Sakit Sejak 5 Tahun

Penemuan Mayat di Sungai Daerah Sako, Bernama Syafruddin Memang Menderita Sakit Sejak 5 Tahun
SRIPOKU.COM/Chairul Nisyah
Penemuan Mayat di Sungai Daerah Sako, Atas Nama Syafruddin Memang Menderita Sakit Sejak 5 Tahun 

Penemuan Mayat di Sungai Daerah Sako, Bernama Syafruddin Memang Menderita Sakit Sejak 5 Tahun

SRIPOKU.COM - Mayat yang ditemukan di Sungai Borang, Sabtu pagi (5/10/2019), diketahui bernama Syafruddin.

Dari kartu identitas, diketahui Syafruddin merupakan Warga Perum Opi, Kec.Seberang Ulu 1, Kel. 15 Ulu Kota Palembang.

Menurut keterangan Anak Syafruddin, Aji menceritakan sang ayah memiliki riwayat sakit sejak tahun 2018 akhir.

Syafruddin perna mengalami stroke ringam selama 3 kali, hal tersebut pula yang menyebabkan Syafruddin mengalami ngangguan pada syarafnya.

Kronologi kejadian, Syafruddin dikabarkan minggat dari salah satu pesantrean di daerah Kenten Laut.

Menurut Aji, ayahnya di pesantren tersebut dalam rangka menjalani pengobatan, namun sang ayah berhasil kabut dari persanten tersebut.

Selama 3 hari sempat menghilang, dan telah dicari oleh pihak keluarga, sampai pada akhirnya pihak keluarga mendengar berita dari media sosial tentang penemuan sesosok mayat laki-laki di Sungai Borang.

Kalah Main Judi di Desa Pinang Jaya Ogan Ilir Sukri Tewas Penuh Luka dan Tertembak Gini Kronologinya

Video: Sesosok Mayat Laki-laki Ditemukan Membusuk Mengapung di Sebuah Sungai Sako Borang

Luka Tusuk Jenazah Sukri Ada di Pipi, Tim Dokter Masih Lakukan Pemeriksaan Luar

"Iya saya taunya dari media sosial. Pas dipastikan ternyata memang papa saya,"ucap Aji dengan tegar, Sabtu (5/10/2019).

Rencana jenazah Syafruddin akan dimakam kan pada besok hari, namun sampai saat ini, pihak keluarga masih terus berunding terkait hal tersebut.

Menurut keterangan Aji, anak Syafruddin, secara fisik sang ayah sangat sehat, hanya saja ada ngangguan yang menyerang syarafnya.

Saat dipastikan di ruang Instalasi Forensik, Rs. Bhayangkara Kota Palembang, Jenazah Syafrudin sudah dalam kondisi bengkak.

Editor: adi kurniawan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved