Minimalisir Kematian Ibu dan Bayi Sumsel, HD Lepas Puluhan Bidan Delima, Sebut Bidan Mitra Spesial

Minimalisir Angka Kematian Ibu dan Bayi Sumsel, Herman Deru Lepas Puluhan Bidan Delima, Sebut Bidan Mitra Spesial

Minimalisir Kematian Ibu dan Bayi Sumsel, HD Lepas Puluhan Bidan Delima, Sebut Bidan Mitra Spesial
Dok Humas Pemprov Sumsel
Gubernur Sumsel Herman Deru pada launching puluhan Bidan Delima yang dilakukan Dinas Kesehatan Provinsi Sumsel, bekerjasama dengan Pengurus Daerah Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Sumsel di RS Mata Palembang, Sabtu (5/10/2019). 

Minimalisir Angka Kematian Ibu dan Bayi Sumsel, Herman Deru Lepas Puluhan Bidan Delima, Sebut Bidan Mitra Spesial

PALEMBANG - Meski tidak terlalu signifikan, angka kematian ibu dan bayi di Sumsel masih terus mendapat perhatian Gubernur Sumsel H Herman Deru.

Karena itu pula Herman Deru sangat mendukung adanya launching puluhan Bidan Delima yang dilakukan Dinas Kesehatan Provinsi Sumsel, bekerjasama dengan Pengurus Daerah Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Sumsel di RS Mata Palembang, Sabtu (5/10/2019).

Pelepasan ini dilakukan berbarengan dengan peringatan HUT IBI Sumsel ke-68, Sabtu (5/10/2019).

Pada tahap awal ini, sebanyak 48 bidan Delima dilepas untuk melayani masyarakat Sumsel hingga ke pelosok desa.

Gubernur Sumsel Herman Deru pada launching puluhan Bidan Delima yang dilakukan Dinas Kesehatan Provinsi Sumsel, bekerjasama dengan Pengurus Daerah Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Sumsel di RS Mata Palembang, Sabtu (5/10/2019).
Gubernur Sumsel Herman Deru pada launching puluhan Bidan Delima yang dilakukan Dinas Kesehatan Provinsi Sumsel, bekerjasama dengan Pengurus Daerah Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Sumsel di RS Mata Palembang, Sabtu (5/10/2019). (Dok Humas Pemprov Sumsel)

"Kita tahu sebaran dokter di Sumsel ini masih terbatas apalagi di pelosok desa, makanya peran bidan ini sangat kita butuhkan.

Mereka ini mitra penting kita. Mitra spesial karena dengan alat sederhana mereka tetap gigih melayani masyarakat terutama ibu dan anak. Ini sangat saya apresiasi sekali," tegas HD.

Dikatakan HD, sebagai bidan yang telah mandiri diharapkan Bidan Delima diharapkan dapat menjalankan fungsinya melindungi hak kesehatan reproduksi melalui pemberdayaan perempuan dan optimalisasi pelayanan kebidanan. Iapun yakin dengan kemampuannya para bidan ini dapat memberikan layanan berkualitas pada masyarakat sesuai standar pelayanan yang telah ditentukan.

"Hari ini organisasi bidan sudah berusia 68, harus kita akui banyak sumbangsih dan karya bidan pada negara ini khusus Sumsel.

Kerja keras mereka patut diberi applause karena mereka gigih melayani entah itu di perairan, perkebunan bahkan di hutan-hutan.

Halaman
123
Editor: Sudarwan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved