Musim Kemarau, Babi Hutan Lebih Ganas, Penyadap Karet Wajib Hati-hati

Salah satu alasan babi hutan lebh ganas karena faktor cuaca. Warga diimbau untuk waspada.

Musim Kemarau, Babi Hutan Lebih Ganas, Penyadap Karet Wajib Hati-hati
tribunsumsel/eko
Babi hutan yang menewaskan seorang petani karet di Musi Rawas. 

SRIPOKU.COM, MUSIRAWAS - Istrianti (40 tahun), warga Dusun I, Desa Ciptodadi I, Kecamatan Sukakarya, Kabupaten Musi Rawas, Kamis (3/10/2019) kemarin tewas diserang babi hutan.

Kejadian yang terjadi sekira pukul 10.00 WIB itu sontak membuat warga Desa Ciptodadi I heboh.

Sebab istrianti digigit babi hutan ketika tengah menyadap karet di kebun miliknya.

Jangan Remehkan, Ukuran Babi Hutan Bisa Mencapai Enam Kaki, Ular Pun Santapannya

Istrianti Tewas Diserang Babi Hutan, Tubuhnya Ditindih dan Dicabik

Kapolsek Jayaloka, Iptu Rosidi saat dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian tragis menimpa salah satu warga diwilayah hukumnya.

"Anggota sudah melakukan pengecekan kelokasi, dan memeriksa dapat dipastikan korban memang tewas akibat gigitan babi hutan," ungkap Rosidi pada Tribunsumsel.com, Jumat (4/10/2019).

Ia menuturkan, kasus babi hutan menyerang warga ini merupakan yang pertama terjadi di desa Ciptodadi. Meskipun diwilayah itu masih banyak babi hutan.

Cerita Dibalik Tewasnya Wanita di Musi Rawas Setelah Diterkam Babi Hutan Ngamuk, Ini Sebabnya

Kronologi Babi Hutan Serang Istrianti Hingga Tewas di Desa Ciptodadi 1 Kabupaten Musi Rawas

Informasi dihimpun dilapangan kejadian bermula saat korban sedang menyadap karet, tiba-tiba dikagetkan oleh serangan babi hutan dari arah belakang.

Ketika digigit korban sempat melakukan perlawanan, tapi usahanya sia-sia, karena korban berada dibawah dan tertindih babi hutan yang begitu besar.

Ketika kejadian korban sempat berteriak meminta pertolongan, kepada keponakannya. Saat keponakannya tiba babi hutan masih terus menyerang dengan mengigit tubuh korban.

Dikira Babi Hutan, Pemburu Tembak Seorang Petani di Lubuklinggau hingga Tewas

Akibatnya sekujur tubuh korban mengalami luka robek dan mengeluarkan banyak darah.
Keponakannya pun langsung mengambil kayu dan memukul babi hutan bertubi-tubi.

Halaman
12
Editor: Refly Permana
Sumber: Tribun Sumsel
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved