Hari Batik Nasional
Lepas dari Atribut Polisi, Anggota Pelayanan SIM Satlantas Polres Musirawas Kenakan Baju Batik
Lepas dari Atribut Polisi, Anggota Pelayanan SIM Satlantas Polres Musirawas Kenakan Baju Batik
Penulis: Ahmad Farozi | Editor: Budi Darmawan
Laporan Wartawan Sripoku.com, Ahmad farozi
SRIPOKU.COM, MUSIRAWAS - Suasana terlihat berbeda di ruang pelayanan SIM Satlantas Polres Musirawas, Rabu (2/10/2019). Seluruh anggota yang bertugas dibagian pelayanan SIM dan Samsat, baik anggota polisi maupun pegawai non polisi, terlihat mengenakan pakaian khas nasional Indonesia, yaitu pakaian batik.
"Hari ini adalah hari batik nasional.
Maka seluruh anggota dibidang pelayanan di Satlantas Polres Musirawas, yaitu pelayanan SIM dan pelayanan Samsat mengenakan pakaian batik dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat," kata Kasat Lantas Polres Musirawas AKP Dani Prasetya didampingi Baur SIM Aipda Kopran Maryadi, kepada Sripoku.com, Rabu (2/10/2019).
• Wabup Musirawas Hj Suwarti Membuka Sosialisasi PP 12 Tahun 2019
• Hari Batik Nasional, Batik Khas Besemah Tak Populer, Mayoritas ASN Pagaralam Pakai Batik Daerah Lain
Dikatakan, batik merupakan pakaian khas nasional Indonesia dan merupakan budaya bangsa yang harus dilestarikan. Karena itu, untuk menghargai karya anak bangsa, maka pihaknya mengenakan pakaian batik pada hari batik nasional ini.
"Batik ini salah satu warisan budaya bangsa kita yang harus kita lestarikan. Kita hargai budaya bangsa kita ini sesuai dengan momen hari batik nasional ini. Maka seluruh anggota pelayanan mengenakan pakaian batik," ujar AKP Dani Prasetya.
• Sopir Truk Sang Mantan Papa Muda Dibawa ke Tukang Urut, Adu Kambing di Jalan Lintas Rupit Muratara
• Sesuai Janji Kampanye, Cukup Perlihatkan KTP, Bisa Berobat Gratis Di Rumah Sakit
Kapolres Musirawas AKBP Suhendro mengapresiasi anggotanya yang mengenakan pakaian batik dalam memberikan pelayanan pada hari batik nasional ini.
Menurutnya, itu merupakan salah satu bentuk penghargaan anggota Polri terhadap kreasi budaya bangsa yang harus dilestarikan.
Sementara itu, mengutip wikipedia, hari batik nasional adalah hari perayaan nasional Indonesia untuk memperingati ditetapkannya batik sebagai warisan kemanusiaan untuk budaya lisan nonbendawi (Masterpieces of the Oral and Intangible Heritage of Humanity) pada 2 Oktober 2009 oleh Unesco.
Pada tanggal ini, beragam lapisan masyarakat dari pejabat pemerintah dan pegawai BUMN hingga pelajar disarankan untuk mengenakan batik. Pemilihan hari batik nasional pada 2 Oktober berdasarkan keputusan UNESCO yaitu Badan PBB yang membidangi pendidikan, ilmu pengetahuan, dan kebudayaan, yang secara resmi mengakui batik Indonesia sebagai warisan budaya dunia.
UNESCO memasukkan batik dalam daftar representatif budaya tak benda warisan manusia. Pengakuan terhadap batik merupakan pengakuan internasional terhadap budaya Indonesia. (ahmad farozi)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/hari-batik-nasional1.jpg)