Human Interest Story

Jialyka Bersama Ilyas Naik Gojek

Menurutnya, untuk bisa membuat perubahan, tidak mungkin bermain di luar arena. Ia harus berani terjun langsung ke dalam Senayan.

Jialyka Bersama Ilyas Naik Gojek
TRIBUNNEWS
Jialyka Maharani 

PALEMBANG, SRIPO -- Anggota DPD RI asal Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), Jialyka Maharani didaulat menjadi pimpinan sidang dalam sidang paripurna DPD RI yang digelar pada Selasa (1/10). Selain menjadi pimpinan sidang, Jialyka juga didaulat sebagai pimpinan sementara DPD RI bersama Anggota DPD RI asal DKI Jakarta, Sabam Sirait.

"Insya Allah saya besok (hari ini) yang memimpin sidang paripurna DPD RI bersama bapak Sabam Sirait. Mohon doa dan dukungannya," ungkap Jialyka usai pelaksanaan gladi resik pelantikan anggota DPD, DPR dan MPR RI di Gedung Nusantara, Jakarta, Senin (30/9).

Jialyka Maharani merupakan senator termuda di DPD RI lantaran baru berusia 22 tahun. Dara kelahiran 20 September 1997 itu merupakan putri Bupati Ogan Ilir (OI), Ilyas Panji Alam..Menurutnya, sebagai pemula, lolos ke Senayan adalah hal yang luar biasa.

"Ini prestasi luar biasa bagi saya, karena saya pemula kalau yang lain sudah bisa dibilang pahamlah dan senior, kalau saya masih junior," ujarnya.

Terpilih menjadi senator dari Provinsi Sumatera Selatan, Jialyka Maharani siap menjawab tantangan di dunia politik. Jialyka Maharani dan sang ayah Bupati OI HM Ilyas Panji Alam datang ke pelantikan naik gojek lantaran lalu lintas menuju Senayan macet parah.

Lulusan Program Vokasi Komunikasi Universitas Indonesia (UI) itu berhasil meraih simpati masyarakat dengan mengumpulkan 337.954 suara (data KPU). Jialyka siap mewujudkan komitmen untuk memajukan generasi muda.

"Buat saya, ini merupakan prestasi luar biasa. Saya sadar sebagai pemula yang bersaing ketat dengan semua senior lama di dunia politik, pastinya akan menjadi tantangan terbesar. Saya mewakili suara milenial, yang juga prihatin dan ingin melakukan perbaikan bagi daerah kami dan tentu berdampak nasional nantinya," ujar Jialyka.

Menurutnya, untuk bisa membuat perubahan, tidak mungkin bermain di luar arena. Ia harus berani terjun langsung ke dalam Senayan.

"Walau tidak mudah khususnya bagi saya pemain baru di bidang politik, tetapi berkat dukungan keluarga, teman-teman di organisasi dan para konstituen didaerah pemilihan justru mengubah pandangan saya. Di usia muda inilah kesempatan emas berani menyuarakan aspirasi masyarakat muda di Indonesia agar Indonesia maju ke depan," kata Jialyka.

Dia pun banyak mendapat pengalaman saat menjalani kampanye selama setahun belakangan dengan mengunjungi 17 Kabupaten/Kota di Sumsel.

Halaman
12
Penulis: Abdul Hafiz
Editor: Soegeng Haryadi
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved