Berita Palembang

Kadis Dinas Pariwisata & Kebudayaan Sumsel Optimis Provinsi Sumsel Masuk 10 Wilayah Wisata Bali Baru

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Sumsel Optimis Provinsi Sumsel Masuk 10 Wilayah Wisata Bali Baru

Kadis Dinas Pariwisata & Kebudayaan Sumsel Optimis Provinsi Sumsel Masuk 10 Wilayah Wisata Bali Baru
SRIPOKU.COM/YANDI TRIANSYAH
Salah seorang peserta asal Banyuasin menggunakan atribut burung pada parade festival Sriwijaya, Senin (18/7) di Kambang Iwak 

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Sumsel Optimis Provinsi Sumsel Masuk 10 Wilayah Wisata Bali Baru

Laporan wartawan Sripoku.com, Rahmaliyah

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Meskipun pada tahun ini Sumatera Selatan belum masuk 10 Wilayah Wisata Bali Baru, namun Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Sumsel tetap optimis jika Sumsel bisa menjadi lokasi daerah skala prioritas destinasi wisata baru.

Terlebih, menurut Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Sumsel, Aufa Syahrizal Sarkomi, Sumsel mempunyai banyak daerah dengan potensi wisata yang dapat memukau wisatawan baik lokal dan mancanegara.

"Tahun ini mungkin kita belum masuk, namun tahun depan kita targetkan bisa masuk apakah itu 10 Bali Baru atau kategori lain.

Penilaian tahun ini sifatnya tidak mengikat sehingga peluang untuk Sumsel masuk pun masih ada," ujarnya saat ditemui di Griya Agung Palembang, Senin (1/10/2019).

Oleh karenanya, pihaknya melakukan koordinasi ke kabupaten/kota agar pada tahun ini Pemda dapat mempresentasikan satu destinasi dan atraksi unggulan di tiap daerahnya.

Selain Bali Selatan, Pariwisata Bali Barat juga Kian Menjanjikan. Seperti Apa?

Money Changer Meningkat, Pengaruhi Industri Pariwisata Bali

BREAKING NEWS Lantai Dua dan Tiga Terbakar, Alat Ini Berhasil Selamatkan Gedung BPKAD Palembang

"Saya akan segera mempresentasikannya ini ke Kementerian Pariwisata mulai dari Festival Sriwijaya, Ziarah Kubro, Festival Cap Go Meh dll sebagai kalender event kita. Inilah yang kita akan coba perjuangkan agar menjadi kalender pariwisata nasional," jelasnya.

Meski demikian, Sumsel sendiri sebelumnya telah mendapatkan jargon sebagai daerah dengan destinasi wisata olahraganya dan masuk 10 MICE (Meetings, Inventions, Conferences, dan Exhibitions) yang dapat "dijual" kepada wisatawan.

"Unggulan macam-macam Bali dengan budayanya, Jogja begitu pula. Namun Sumsel telah dideklarasi sebagai sport tourism, tapi tinggal bagaimana caranya untuk mengemas event olahraga tersebut dikombinasikan dengan pariwisata yang mendatangkan banyak wisatawan.

Makanya, event bertaraf Internasional ataupun nasional harus rutin digelar/jadi kalender event Sumsel," jelasnya.

Penulis: Rahmaliyah
Editor: Sudarwan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved