Breaking News:

4 Rumah dan 36 Bidang Lahan Akan Digusur di Muratara

Pemerintah Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) segera melakukan pembebasan lahan untuk jalan menuju bakal kawasan perkantoran.

Tribun Sumsel / Rahmat Aizullah
Tim penilai dari KJPP Palembang melakukan penilaian lahan yang akan dibebaskan. === 

Ada empat unit bangunan permanen yang bakal digusur, antara lain dua unit rumah dan dua unit bedeng masing-masing dua pintu.

"Kalau rumah milik pak Agus Yanto dan pak Izal. Kalau bedeng milik pak Zul Bakri," kata Zulkifli.

Ia menyatakan, setelah dilakukan penilaian oleh konsultan KJPP Palembang, nantinya akan dikeluarkan daftar harga yang bakal diganti untung.

Daftar harga tersebut akan ditempelkan di kantor Lurah Muara Rupit dalam kurun waktu selama 14 hari guna menunggu jika ada sanggahan harga dari pemilik lahan.

"Kalau tidak ada sanggahan maka akan langsung dilakukan pembayaran. Tapi kalau ada sanggahan maka akan ditunda dulu, nanti kita cari solusi yang terbaik," ujar Zulkifli.

Sementara perwakilan penilai dari KJPP Palembang, Hendra mengatakan, pihaknya sudah berpengalaman sebagai penilai jasa publik.

Pihaknya sudah banyak diminta oleh pemerintah daerah khususnya di Sumsel untuk melakukan penilaian lahan yang bakal dibebaskan.

"Berdasarkan pengalaman kami lancar-lancar saja, karena memang kami mengeluarkan opini nilai sesuai standar dan aturan yang ada," katanya.

Ia mengakui, biasanya ada pemilik lahan yang merasa tidak sesuai dengan kehendaknya, namun opini nilai KJPP tidak bisa dibantah.

"Opini nilai kami ini sifatnya baku. Kalau merasa tidak sesuai itu hak pemilik lahan. Yang jelas kami independen, tidak bisa diintervensi," tegasnya.

Halaman
123
Editor: Budi Darmawan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved