Setelah Menikah, Lebih Baik Bikin Rekening Bersama atau Tidak?

28 persen milenial menurut survei Bank Amerika akan memisahkan rekening bank dengan pasangan usai menikah.

Setelah Menikah, Lebih Baik Bikin Rekening Bersama atau Tidak?
Kompas.com
Ilustrasi cara mengatur keuangan keluarga dengan baik 

SRIPOKU.COM, JAKARTA - 28 persen milenial menurut survei Bank Amerika akan memisahkan rekening bank dengan pasangan usai menikah.

Jumlah itu dua kali lipat lebih banyak ketimbang generasi sebelumnya, seperti generasi X dan generasi baby boomers.

Nikahi Pria Lebih Tua, Artis Ini Cerai Pasca 7 Tahun Menikah, Suami Selingkuh dengan Ibu Kandungnya

3 Hal Yang Bisa Dilakukan Untuk Menjaga Stabilitas Keuangan Keluarga, Uang Bulanan Tak Cepat Habis

Perilaku tersebut disinyalir karena milenial seringkali menyaksikan secara langsung betapa sulitnya membagi aset usai menikah dan hendak bercerai.

Tetapi para pakar perceraian mengatakan, hal itu adalah kesalahpahaman umum. Hanya karena nama Anda ada di akun bank tersebut, atau nama Anda tertera di akta rumah, tetap saja harta itu bukan milik Anda sendiri. Terutama bila Anda sedang dalam proses perceraian.

"Dia berpikir, 'Rumah itu atas nama saya, jadi saya bisa menyimpannya' atau 'Saya menaruh semua penghasilan saya ke dalam rekening bank terpisah saya sendiri, jadi itu semua milik saya". Padahal tetap saja milik bersama," kata Pengacara Hukum Keluarga dan mediator Susan Guthrie dikutip CNBC, Kamis (26/9/2019).

"Itu 100 persen salah. Tak peduli hukum di negara bagian manapun, begitu Anda menikah Anda tidak boleh berasumsi aset Anda akan tetap menjadi milik Anda jika Anda bercerai," tambah dia.

Alih-alih memisahkan segala aset, lebih baik Anda mengelolanya. Banyak ahli keuangan mengatakan, mengelola rekening bank yang terpisah, atau memiliki sistem "milikmu, milikku, atau milik kami" adalah cara terbaik untuk mengelola uang Anda dalam suatu pernikahan.

"Jika Anda setuju pengeluaran mana yang akan dikeluarkan dari rekening bersama seperti biaya hipotek dan belanja, juga masing-masing memutuskan pengeluaran pribadi dari akun masing-masing, itu tidak akan jadi permasalahan," kata penasihat keuangan dan analis keuangan perceraian Laurie Itkin.

"Apalagi jika Anda adalah pasangan yang bekerja, itu akan sangat mengurangi konflik," katanya.

Terdengar sederhana, bukan?

Halaman
12
Editor: Bejoroy
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved