Berita Lahat

Petani di Lahat Ini Bawa Lari Gadis di Bawah Umur, Kurun Sehari, si Gadis Digauli Sebanyak 5 Kali

Petani di Lahat Ini Bawa Lari Gadis di Bawah Umur, Kurun Waktu 2 Hari, si Gadis Disetubuhi Sebanyak 5 Kali

Petani di Lahat Ini Bawa Lari Gadis di Bawah Umur, Kurun Sehari, si Gadis Digauli Sebanyak 5 Kali
SRIPOKU.COM/EHDI AMIN
Muklianto alias ucil saat diminta keteranganya di Polsek Jarai Lahat. 

Laporan wartawan Sripoku.com, Ehdi Amin

Petani di Lahat Ini Bawa Lari Gadis di Bawah Umur, Kurun Sehari, si Gadis Digauli Sebanyak 5 Kali

SRIPOKU.COM, LAHAT - Orang tua mana yang tak hancur hatinya tatkala anak gadis kesayangannya 
dibawa lari atau leklahian (kawin paksa) dan digauli.

Hal tersebutlah yang dialami EM (62) di Kabupaten Lahat. EM meradang setelah anak gadisnya sebut saja XB (15) dibawa lari oleh Muklianto alias Ucil (34) warga Desa Nendeagung, Kota Pagar Alam.

EM pun tak terima terlebih anaknya tersebut masih duduk di bangku sekolah hingga ia melaporkan Ucil ke Mapolsek Jarai, Polres Lahat.

Kejadian tersebut bermula ketika Minggu (22/9/2019) EM, khawatir puterinya tersebut tak kunjung pulang ke rumah hingga pukul 20.00 WIB.

Ia pun sempat berupaya mencari keberadaan anaknya hingga kabar mengejutkan datang bagi EM. Seseorang berinisial YD mendatangi rumah EM mengatakan, bahwa anaknya telah lelarian (minta dinikahkan ) dengan Ucil, warga Prumnas Nendagung, Rt 03 Rw 002 Kelurahan, Nendagung, Kecamatan Pagaralam Selatan, Kota Pagaralam dan saat ini berada di kediaman Ucil.

BREAKING NEWS: Demo Ribuan Mahasiswa di DPRD Sumsel Ricuh, Mahasiswa Terluka

Muaradua OKU Selatan Mulai Turun Hujan, Warga Bumi Serasan Seandanan Berharap Musim Kemarau Berakhir

Guru Wajib Melek Teknologi, Transformasi Pendidikan Dalam Menghadapi Indonesia 4.0

"EM ayah perempuan yang dibawa lari ini tidak terima anaknya masih di bawah umur dan sekolah. Sekitar pukul 23.30 WIB hari yang sama EM melaporkan kejadian itu ke kami ( Polsek Jarai )," Kata Kapolres Lahat, AKBP Ferry Harahap SIK melalui Kapolsek Jarai, Iptu Hendrinadi SH MH. Selasa (24/9/2019)

EM bersama jajaran Polsek Jarai langsung menjemputnya di kediaman Ucil yang berprofesi sebagai petani itu.

Ucil pun tidak ditemukan, hanya ada anaknya saja.

"Setelah dijemput, dilakukan interogasi, XB ini mengaku sudah sekitar lima kali melakukan hubungan badan dengan terlapor," jelas Hendrinadi.

Mekanisme Pembuatan Smart SIM, Dirlantas Polda Sumsel Kombes Pol Dwi Asmoro Jelaskan Keunggulannya

Ratusan Mahasiswa dari Universitas Sriwijaya (Unsri) dari Kampus Unsri Indralaya Tiba di DPRD Sumsel

BREAKING NEWS: Ribuan Mahasiswa di Palembang Kepung Gedung DPRD Sumsel

Jajaran Polsek Jarai langsung melakukan pengejaran terhadap pelaku hingga, Senin (23/9/2019) Muklianto alias Ucil berhasil diamankan tanpa perlawanan di kawasan Prumnas Guppi, Kelurahan Mekar Alam, Kecamatan Pagaralam Utara, Kota Pagaralam dan langsung dibawa ke Mapolsek Jarai guna proses hukum.

" Ya (pelaku) sudah ada di kantor dan diamankan beserta barang bukti. Pelaku dijerat pasal 81 ayat 1, 2 Undang undabg RI nomor 1 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas Undang undang nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak dengan ancaman hukuman 15 tahun paling lama, lima tahun paling rendah,"tegas Hendrinadi.

Penulis: Ehdi Amin
Editor: Welly Hadinata
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved