Human Interest Story

Sembilan Tahun Berstatus Istri Siri

Desi menuturkan, dirinya telah hidup bersama dengan DS (27) selama sembilan (9) tahun.

Sembilan Tahun Berstatus Istri Siri
SRIPOKU.COM/ANDI WIJAYA
Desi saat membuat laporan di SPKT Polrestabes Palembang 

MENIKAH dibawah tangan alias nikah siri, tidaklah seindah awal-awal ketika percintaan itu terjalin. Hari demi hari kelakukan sang suami mulai terkuak. Itulah yang dialami Desi Sriningsih (27), ibu rumah tangga ini mengaku mendapat kekerasan dari suaminya DS (27). Karena tidak tahan lagi dengan penganiyaan yang dialaminya, Desi akhirnya melaporkan kasus penganiayaan dirinya oleh suaminya (DS) ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Palembang, Minggu (22/09). Laporannya tercatat Nomor LPB /2106 /1X /2019/Sumsel/Resta/SPKT tanggal 22 September 2019.

Kepada petugas SPKT, Desi menuturkan, dirinya telah hidup bersama dengan DS (27) selama sembilan (9) tahun. Kejadian penganiayaan dilakukan oleh DS di rumahnya kawasan Jalan Panti Sosial Kelurahan Sukadadi Kecamatan Sukarami Palembang pada Sabtu (21/9) pukul 07.00. Pada saat itu tanpa sebab yang jelas kata Desi, suaminya DS marah-marah hingga mau mengusir dirinya (Desi). Hingga terjadilah cekcok mulut, DS pun keluar dari rumah.

Namun tidak berapa lama DS kembali dengan membawa potongan kayu langsung memukul korban (Desi) selaku istrinya. Pelaku (DS) memukul korban di bagian kepala, tangan dan mata sebelah kiri. Beruntung korban diselamatkan oleh tetangga yang mendengar keributan tersebut.

"Saya takut pak makanya melaporkan kejadian penganiyaan ini ke kepolisian. Mohon segera ditindak pak, saya benar-benar takut sewaktu-waktu suami saya itu kembali melakukan kekerasan," kata Desi Sriningsih.

Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Yon Edi Winara mengatakan, laporan korban sudah diterima. Pihaknya segera menindaklanjutinya dengan cara memanggil dan meminta keterangan beberapa saksi lebih dahulu sebagai proses awal sebelum dilanjutkan penangkapan pelakunya. "Semua saksi harus diambil keterangannya dulu, dan nantinya segera kita tindaklanjuti," tandasnya. (diw)

Penulis: Andi Wijaya
Editor: Soegeng Haryadi
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved