Kebakaran di Talang Buruk Palembang
Update Kebakaran di Talang Buruk Palembang, Bau Menyengat Sangat Terasa, 2 Tower Selular Terbakar
Update Kebakaran di Talang Buruk Palembang, Bau Plastik Terbakar Sangat Menyengat, 2 Tower Selular Turut Terbakar
Update Kebakaran di Talang Buruk Palembang, Bau Plastik Terbakar Sangat Menyengat, 2 Tower Selular Turut Terbakar
Laporan wartawan Sripoku.com, Chairul Nisyah
SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Lokasi kebakaran di gudang penyimpanan dan pengelolahan barang bekas di daerah Talang Buruk, Kota Palembang dipasang garis polisi, Sabtu (21/9/2019).
Banyak warga yang datang untuk melihat lokasi kebakaran dari dekat.
Seperti diberitakan sebelumnya, kebakaran terjadi sekira pukul 14.30 WIB, pada Jum'at 20 September 2019.
Kebakaran hebat tersebut menghanguskan 1 unit rumah berlantai 2, bedeng 3 pintu, dan semua barang bekas yang sebagian besar terbuat dari plastik.
Kebakaran tersebut juga menyambar dua unit rumah milik warga di perumahan Istana Arofatuna yang berada tepat di samping tembok lahan tempat penyimpanan dan pengelolahan barang bekas tersebut.
• BREAKING NEWS: Pembunuhan di OKU Selatan, Seorang Warga Way Kanan Lampung Tewas Bersimbah Darah
Menurut keterangan warga sekitar, 2 rumah tersebut milik seorang yang berprofesi sebagai jaksa dan anggota kepolisian.
Pantauan Sripoku.com, ada 13 pohon yang berada dalam lingkungan gudang barang bekas tersebut turut terbakar.
Tak luput pula 2 tower milik perusahaan selular yakni Telkomsel dan 3 turut terbakar hangus.
Terlihat tiang-tiangnya menghitam akibat api yang membakarnya.
Menurut keterangan Ketua RT setempat, Sukni, kurang lebih seluas setengah hektar, lahan yang terbakar.
Pada saat kejadian, lokasi penyimpanan dan pengelolahan barang bekas tersebut tengah beroperasi.
Terdapat puluhan karyawan di dalamnya sedang bekerja.
Namum beruntungnya, kebakaran tersebut tidak menelan korban jiwa.
Jika sebelumnya dikabarkan ada seorang nenek yang mengalami luka bakar dan dilarikan ke rumah sakit, menurut Sukni itu memang benar adanya.
Hanya saja, luka bakar yang dialami oleh korban tersebut, bukanlah disebabkan oleh kebakaran yang terjadi melainkan luka bakar tersebut telah didapatnya beberapa hari sebelum kejadian.
• Besok & Lusa LRT Sumsel Uji Coba Waktu Tempuh dari 60 Menit Jadi 47 Menit, Rute Stasiun Bandara-DJKA
Bau khas dari bahan plastik dan karet masih sangat menusuk ke hidung.
Asap-asap putih masih terlihat di beberapa sisi dari tempat lokasi terjadinya kebakaran.
Angin yang berembus membuat bau khas terbakar tersebut semakin menyengat dan membawa bau itu masuk ke dalam rumah warga sekitar.
"Iya, kalau angin lebih kerasa baunya," ucap salah seorang warga yang tinggal dekat lokasi kebakaran tersebut.
Hamparan barang bekaspun terlihat jelas di lahan seluas sekitar 800 meter persegi itu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/kebakaran-di-talang-buruk-palembang12322.jpg)