Pangdam II Sriwijaya Siap Tambah 2 SSK TNI untuk Membantu Memadamkan Karhutla di Sumatera Selatan

Pangdam II Sriwijaya Siap Tambah 2 SSK TNI untuk Membantu Memadamkan Karhutla di Sumatera Selatan

Pangdam II Sriwijaya Siap Tambah 2 SSK TNI untuk Membantu Memadamkan Karhutla di Sumatera Selatan
Dok Humas Pemprov Sumsel
Gubernur Sumsel H Herman Deru (kiri) bersama Kapolda Sumsel dan Pangdam II/SWJ di lokasi lahan terbakar di Desa Penyandingan Tulung Selapan, OKI, Jumat (20/9/2019) 

Pangdam II Sriwijaya Siap Tambah 2 SSK TNI untuk Membantu Memadamkan Karhutla di Sumatera Selatan

Laporan wartawan sripoku.com, Rahmaliyah

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Panglima Kodam II Sriwijaya Mayjend TNI Irwan mengatakan, ribuan prajurit TNI sudah ditempatkan di wilayah-wilayah rawan.

Dalam waktu dekat, dua SKK (1 SSK terdiri dari 100 orang prajurit) akan diturunkan lagi ke lokasi rawan.

"Sudah ada satu SSK yang kami turunkan ada 4 titik lokasi, yakni di Pangkalan Lampam dan Tulung Selapan masing-masing lokasi ada 25 orang, juga ada yang ditempatkan di Indralaya dan Rambutan. Di Makodam ada 2 SSK lagi yang siap kita terjunkan ke lokasi," ujarnya, Jumat (20/9/2019).

Ia mengatakan, kendala tim di lapangan saat ini karena api tidak kunjung padam meski sudah disiram waterbombing.

"Jadi kalau api besar, itu masih menyala meski sudah disiram waterbombing. Jadi tim kita di lapangan tetap siram dengan manual ke gambut hingga memastikan api didalam gambut padam," jelasnya.

Irwan menambahkan untuk perusahaan perkebunan membuat kanal bloking yang memisahkan daerahnya dengan luar konsensi.

BREAKING NEWS: Pembunuhan di OKU Selatan, Seorang Warga Way Kanan Lampung Tewas Bersimbah Darah

Terdengar Ledakan Keras di Lokasi Kebakaran, Warga Panik, Seorang Nenek Dikabarkan Alami Luka Bakar

Namun ia meminta agar pihak perusahaan memberi kepedulian terhadap karhutla.

"Saya imbau kepada perusahaan dan perangkat desa, semua potensi yang ada di perusahaan dan desa dikerahkan semuanya. Jika tidak maka bisa dikenakan pasal pembiaran," jelasnya.

Ditambahkan Kapolda Sumsel Irjen Pol Firli Bahuri, dirinya meminta kepada perusahaan untuk tidak hanya menjaga wilayahnya saja melainkan juga memastikan daerah disekitarnya tidak terbakar.

"Saya minta walau api tidak ke kebun anda (perusahaan) anda. Posisi jangan dianggap aman. Ini bisa diduga dibiarkan karena perluasan kebun dan sebagainya," katanya

Firli pun akan segera meminta Polres OKI untuk menyediakan alat pemadaman karhutla yang bisa dipergunakan di lapangan. Selain itu, dirinya pun akan mempersiapkan anggotanya untuk ditempatkan di lokasi rawan dan sedang terbakar.

"Anggota Brimob kami sudah habis karena ditugaskan ke Papua. Tapi nanti sepulang dari sini saya akan kerahkan Sabhara dan Polres OKI yang sediakan alat," jelasnya.

Penulis: Rahmaliyah
Editor: Sudarwan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved