VIDEO:Volley Games Sriwijaya FC Asah Heading dan Kontrol Bola saat Menyerang mau Bertahan

VIDEO:Volley Games Sriwijaya FC Asah Heading dan Kontrol Bola saat Menyerang mau Bertahan

VIDEO:Volley Games Sriwijaya FC Asah Heading dan Kontrol Bola saat Menyerang mau Bertahan

SRIPOKU.COM, PALEMBANG-Kiper Sriwijaya FC Galih Sudaryono tiba-tiba jatuh saat mengambil bola dengan kepalanya, ketika tendangan kerasnya melambungkan si kulit bundar jauh ke atas, sesaat dia sempoyongan kemudian terkapar.

Namun aksinya ini bukan karena pingsan dan cedera, tetapi hanya bercanda dengan rekan-rekannya yang kemudian tertawa melihat aksi konyol kiper yang sejauh ini memiliki rekor clean sheet terbanyak di Liga 2 2019 ini.

Galih Sudaryono tengah menjalani latihan volley games, program yang diterapkan pelatih Kas Hartadi setelah istirahat satu hari menjalani pertandingan berat.

Volley Games memang bersifat fun game, namun makna dan tujuan dari latihan ini sangat besar, secara tidak sadar pemain tengah mengasah kemampuan heading dan kontrol bola dengan tendangan-tendangan voli, sehingga bola tidak pernah menyentuh tanah dan akan sulit disebut pemain lawan.

Pemain pun dipaksa melakukan kontrol bola dan melakukan passing yang terukur.

"Ini sifatnya fun game, kita main volley dan ada semacam kompetisinya, di mana kita bentuk menjadi empat tim yang akan berhadapan di babak penyisihan, pemenangnya akan melaju ke final," ujar Pelatih Kas Hartadi.

Kas Hartadi mengatakan, setelah menjalani pertandingan berat dan istirahat selama satu hari, tim kembali latihan.

"Tetapi bukan latihan berat berupa fisik, karena latihan seperti tidak bisa dilakukan lantaran ketatnya jadwal kompetisi," ujar Kas Hartadi.

Dengan volley game ini pemain lebih rileks dan happy.

"Tidak mungkin lagi latihan fisik yang dilakukan adalah membaut pemain rileks, jika latihan berat, maka pemain akan semakin capai, itu akan sangat tidak baik ketika menjalani pertandingan," jelasnya.

Saat ini dikatakan Kas Hartadi, dari hasil cek fisik dan endurance, kondisi pemain masih kelelahan sehabis menghadapi PSPS Pekanbaru, 16 September kemarin.

"Mereka sudah lelah dan cape, itu sangat berat saat menjalani pertandingan nanti, jalan satu-satunya yang harus dilakukan adalah membuat mereka nyaman. Kalau pikiran mereka nyaman dan tidak cape mudah-mudahan bisa menutupi kelelahan yang mereka alami," ujar Kas Hartadi.

Penulis: Hendra Kusuma
Editor: pairat
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved