Berita Muratara

Tiga Tersangka Penganiaya Mahasiswa di Muratara Diamankan Polisi, Dipicu Saling Ejek di Medsos

Tiga tersangka penganiayaan terhadap Dodi Apriadi (20), seorang mahasiswa di Kecamatan Rawas Ilir Kabupaten Muratara diamankan polisi.

Tiga Tersangka Penganiaya Mahasiswa di Muratara Diamankan Polisi, Dipicu Saling Ejek di Medsos
SRIPOKU.COM/AHMAD FAROZI
Tiga tersangka penganiaya mahasiswa di Rawas Ilir Muratara diamankan di Polres Musirawas. 

Lapporan wartawan sripoku.com, Ahmad Farozi

SRIPOKU.COM, MUSIRAWAS - Tiga tersangka penganiayaan terhadap Dodi Apriadi (20), seorang mahasiswa warga Desa Mandi Angin Kecamatan Rawas Ilir Kabupaten Muratara diamankan anggota Unit Reskrim Polres Musirawas.

Mereka adalah Agung Satria (19), Ashar (24) dan Pindo (20), yang masih satu desa dengan korban.

Satu dari tiga tersangka tersebut, yaitu Pindo, juga masih berstatus mahasiswa dan tercatat sebagai aktivis salah satu organisasi kemahasiswaan.

Kapolres Musirawas AKBP Suhendro melalui Kasat Reskrim AKP Wahyu Setyo Pranoto kepada Sripoku.com mengungkapkan, aksi penganiayaan yang diduga dilakukan tersangka terjadi pada Rabu (11/9/2019) sekitar pukul 22.00 di Desa Mandi Angin Kecamatan Rawas Ilir.

Bermula ketika salah seorang tersangka atas nama Agung Satria memanggil korban yang sedang berada di pinggir jalan.

Setelah itu tersangka sempat berbincang lalu langsung memukul korban hingga terjatuh. Disaat itu, tersangka mengeluarkan sebilah pisau dan menikam korban ke arah tangan kanan dan bokong kanan korban hingga terluka.

Gubernur, Pangdam dan Kapolda Sumsel Ikut Padamkan Api, Herman Deru Ancam Cabut Izin Perkebunan

Pasien Penyakit Diare Didominasi Anak Dirawat di RSUD Muaradua OKU Selatan Mengalami Peningkatan

Alat Pemancar PT Smartfren Tbk Hilang Dicuri Orang di 11 Lokasi dalam Wilayah Kota Palembang

"Saat itu, satu pelaku lagi atas nama Ashar memukul korban menggunakan satu buah batu tetapi tidak kena. Sedangkan pelaku atas nama Findo hanya memukul korban dengan menggunakan tangan kosong. Setelah itu para pelaku  melarikan diri meninggalkan korban yang mengalami luka tusuk bagian bokong sebelah kanan dan tangan sebelah kanan dan korban mengalami trauma," kata AKP Wahyu Setyo Pranoto, Kamis (19/9/2019).

Dilanjutkan, korban yang mengalami luka tusuk kemudian dibawa ke rumah sakit untuk menjalani perawatan medis.

Peristiwa penganiayaan ini dilaporkan ke Polres Musirawas dengan laporan LP/B-89/IX/2019/SUMSEL/MURA, tanggal 12 September 2019.

Dilanjutkan, pada Selasa (17/9/2019) sekitar pukul 04.00, salah seorang pelaku atas nama Agung Satria berhasil diamankan saat sedang berada di rumahnya.

Dua pelaku lagi, yaitu Ashar dan Pindo menyerahkan diri ke Polres Musirawas pada Kamis (19/9/2019) sekitar pukul 14.30 untuk diproses lebih lanjut.

"Dari hasil pemeriksaan diketahui, motif penganiayaan ini berawal dari saling ejek di media sosial facebook," katas AKP Wahyu Setyo Pranoto. (ahmad farozi)

Penulis: Ahmad Farozi
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved