Berita Palembang

Karhulta di Sumsel Makin Parah, Pangdam II Sriwijaya Mayjen TNI Irwan Minta Doa Anak Yatim Piatu

Karhulta di Sumsel Makin Parah, Pangdam II Sriwijaya Mayjen TNI Irwan Minta Doa Anak Yatim Piatu

Karhulta di Sumsel Makin Parah, Pangdam II Sriwijaya Mayjen TNI Irwan Minta Doa Anak Yatim Piatu
Tribun Sumsel/Ardiansyah
Pangdam II Sriwijaya Mayjen TNI Irwan yang menyalami anak yatim piatu yang diajak untuk melaksanakan doa dan yasinan bersama 

Karhulta di Sumsel Makin Parah, Pangdam II Sriwijaya Mayjen TNI Irwan Minta Doa Anak Yatim Piatu

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Karhutla yang masih terjadi di wilayah Sumsel, membuat Pangdam II Sriwijaya Mayjen TNI Irwan mengambil langkah untuk mengajak masyarakat dan anak yatim piatu melakukan doa bersama.

Usai melaksanakan Salat Magrib berjamaah, Senin (16/9/2019) malam, jajaran Kodam II Sriwijaya bersama masyarakat dan anak yatim piatu melaksanakan yasinan dan doa bersama di Masjid Raudhatul 'Ulum Makodam.

Kegiatan Yasinan dan Do’a bersama ini diselenggarakan dalam rangka untuk keselamatan dan keberhasilan dalam melaksanakan tugas menangani Karhutla yang saat ini sedang berlangsung.

"Kegiatan pembacaan yasin dan doa bersama yang dilaksanakan ini, moment yang sangat tepat untuk merenung dan bermuhasabah, berserah diri, meminta pertolongan dan ridho serta perlindungan dari Allah SWT. Agar bangsa dan negara Indonesia senantiasa aman, damai dan dihindarkan dari segala bala dan bencana termasuk Sumsel," ujarnya usai pelaksanaan doa bersama.

Fakta Terungkap, Terbongkar Lokasi Asli KKN Desa Penari, Sosok Ini Sebut Roh Bima dan Ayu Masih Ada

Seekor Rusa Alami Nasib Tragis, Terkepung Api Pada Kebakaran Lahan di Karang Dapo Kabupaten Muratara

Junaidi si Pendekar Sabu-sabu Kikim Area yang Dikenal Licin, Bertekuk Lutut Dikepung Petugas

Dikatakan Pangdam bahwa, pada akhir-akhir ini bangsa tengah dilanda bencana berupa kekeringan dan kebakaran hutan serta lahan yang saat ini tengah melanda sebagian besar wilayah Indonesia.

Berkaitan dengan hal tersebut, seluruhnya lebih baik melakukan introspeksi diri dan bermuhasabah, karena mungkin ktelah lalai dalam menjalankan perintah-perintah Allah.

“Dengan menyadari berbagai kesalahan dan segera memohon ampun terhadap dosa dan kesalahan yang pernah kita lakukan”, ujarnya.

Sementara itu Ustadz Dr Sulaiman M Noor MA dalam ceramahnya menghimbau untuk menjadi hamba yang selalu bersyukur atas apa yang telah diberikan Allah SWT.

Beliau mengajak untuk merenungi mengapa terjadinya bencana alam akhir-akhir ini.

VIRAL! Bukan Ngidam Makanan, Ibu Hamil Ini Malah Ngidam jadi Driver Ojol, Ini Reaksi Suami

Kabut Asap akibat Karhutla di Sumsel Makin Parah, Ratusan Anak di Kabupaten Muratara Terpapar ISPA

Kunker ke Palembang, Iriana Jokowi Beri Hadiah Sepeda kepada Pelajar yang Bisa Jawab Pertanyaan

“Untuk itu, kita sama-sama berdoa dan beristighfar minta ampun kepada Allah SWT atas dosa-dosa yang kita lakukan. Kita berdo’a semoga teman-teman dan keluarga kita yang bertugas diberikan kekuatan lahir dan bathin Allah," kata Ustadz Sulaiman.

"Insya Allah, Ikhtiar kita sebagai umat Islam, kita berdo’a kepada Allah SWT minta ampun kepada Allah, kiranya Allah memaafkan khilaf dan mengampuni dosa kita, sehingga Allah menurunkan hujan, " ucapnya.

Selain pembacaan Surat Yasin dan do’a bersama, juga dilaksanakan acara pemberian tali asih dan bingkisan kepada 50 anak-anak yatim dari Panti Asuhan Rizki Al Barokah dan Panti Asuhan Kita Peduli oleh Pangdam II/Swj Mayjen TNI Irwan dan diikuti pejabat Kodam II/Swj.(Ardi/TS)

Editor: Welly Hadinata
Sumber: Tribun Sumsel
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved