Taekwondo Palembang Target 10 Emas Porprov 2019 Prabumulih Mendatang

Taekwondo Palembang Target 10 Emas Porprov 2019 Prabumulih Mendatang: "Jelas sekali Palembang punya target minimal 10 medali emas di Porprov nanti."

Taekwondo Palembang Target 10 Emas Porprov 2019 Prabumulih Mendatang
TRIBUN SUMSEL/WENNY Wahyuni
Pembukaan Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) cabor taekwondo se-kota Palembang 

Taekwondo Palembang Target 10 Emas Porprov 2019 Prabumulih Mendatang

SRIPOKU.COM, PALEMBANG-Pengurus Kota Taekwondo Indonesia (TI) Kota Palembang targetkan 10 emas cabang olahraga taekwondo pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2019 yang digelar November mendatang di kota Prabumulih.

"Jelas sekali Palembang punya target minimal 10 medali emas di Porprov nanti di Prabumulih," kata Ketua Pengkot TI Kota Palembang, Ade Arief Moctar disela kegiatan Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) di Gedung Menara Mandiri Palembang, Minggu (15/9/2019).

Ade mengatakan bahwa, tentu Pengkot TI Palembang targetkan dapat menambah medali emas dari Porprov 2017 lalu di Lubuklinggau. Saat itu Palembang meraih 9 medali emas cabor taekwondo.

"Harus ada peningkatan, minimal dapat meningkat satu emas.mudah-mudahan bisa lebih," jelasnya.

Pada perhelatan tersebut, lanjut Ade pihaknya sudah menggoda 30 atlet taekwondo dalam pemusatan latihan atlet. Ia pun mengandalkan semua nomor taewondo yang dipertandingkan.

"Kekuatan kita merata kita yakin bahwa ada pengikatan kualitas atlet sejak Juli sudah ikutkan pemusatan latihan," ungkap Ade yang juga sebagai Bussiness Support Head sekaligus Ketua Umum Mandiri Club Bank MAndiri Region II/Sumatera 2 Palembang ini.

Ade sendiri bersama dengan Pengkot TI Kota Palembang hadir pada pembukaan Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) bekerjasama dengan Mandiri Club di Gedung Menara Mandiri Palembang. Sekitar 1.300 atlet dari 45 dojang se-kota Palembang yang ikut UKT yang menjadi kegiatan rutin dari Pengkot TI Kota Palembang.

"Kita mencoba meningkatkan sinergi membangun negeri, kita bisa meng-create atlet atau siswa untuk sesuatu peningkatan kualitas atlet di Sumsel khususnya di Palembang," ujarnya.

Ia menambahkan bahwa, dalam satu tahun, Pengkot TI kota Palembang menggelar 3 kali UKT di kota Palembang. Setidaknya sekitar 4 jam para atlet digembleng untuk agar bisa naik tingkat.

"Jadi atlet itu harus ikut ujian karena ini menjadi tolak ukur keberhasilan atlet baik dari sisi siswa maupun siswi dojang. Nanti dievaluasi layak atau tidak naik ke jenjang yang lebih tinggi lagi," jelasnya.(wet/TS)

Editor: Hendra Kusuma
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved