Berita Ogan Ilir

Kualitas Udara tak Sehat, Penderita ISPA di Kabupaten Ogan Ilir Meningkat, Dinkes Bagi Masker Gratis

Kualitas Udara tak Sehat, Penderita ISPA di Kabupaten Ogan Ilir Meningkat, Dinkes Bagikan 4000 Masker kepada Masyarakat

Kualitas Udara tak Sehat, Penderita ISPA di Kabupaten Ogan Ilir Meningkat, Dinkes Bagi Masker Gratis
SRIPOKU.COM/RM RESHA AU
Pembagian masker oleh petugas dari Dinas Kesehatan Ogan Ilir di Jalan Lintas Timur Indralaya - Kayuagung, titik Km 34 Indralaya, Senin (16/9/2019). 

Kualitas Udara tak Sehat, Penderita ISPA di Kabupaten Ogan Ilir Meningkat, Dinkes Bagikan 4000 Masker kepada Masyarakat

Laporan Wartawan Sripoku.com, Resha

SRIPOKU.COM, INDRALAYA - Dinas Kesehatan (Dinkes) Ogan Ilir membagikan 4.000 masker kepada masyarakat di 3 titik yang berbeda di Bumi Caram Seguguk, Senin (16/9/2019).

Tempat tersebut antara lain Tugu Simpang Timbangan, di depan Kantor Dishub Ogan Ilir di Jalan Lintas Indralaya - Kayuagung Km 34 dan Kebun Raya Sriwijaya di Desa Bakung, Kecamatan Indralaya Utara Kabupaten Ogan Ilir.

Kabid Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit Menular (P2PM) Dinkes Ogan Ilir, Sumayati, mengatakan bahwa pihaknya telah memantau kualitas udara di Kabupaten Ogan Ilir.

Meski belum dalam taraf membahayakan, namun pihaknya mengantisipasi terjadinya peningkatan jumlah penderita Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).

"Sebenarnya masih sedang, belum ada peningkatan untuk mengganggu kesehatan. Tapi untuk antisipasi karena kebakaran lahan ini terus meningkat, untuk antisipasi bahaya ISPA maka kita bagikan masker," ujarnya di sela pembagian.

BREAKING NEWS : Elsa Bayi Berusia Empat Bulan Meninggal, Diduga ISPA Akibat Kabut Asap di Palembang

Inilah 5 Dampak Kabut Asap Karhutla, Udara Tidak Sehat hingga Menyiksa Rakyat

Cuaca Pagi Hari Tidak Sehat - Masuk Sekolah Diundur Jam 08.00; Stop Kegiatan Luar Ruang

Pihaknya memantau, saat ini memang tengah ramai terjadi kebakaran hutan utamanya di Kabupaten Ogan Ilir.

Hal ini berimbas pada kualitas udara yang dapat mengganggu kesehatan.

Apalagi terjadi peningkatan penderita ISPA di Kabupaten Ogan Ilir.

Di mana pada minggu pertama September ada 975 penderita, dan bertambah hingga lebih dari 1.000 di minggu kedua September ini.

"Kita mengimbau pada masyarakst tidak beraktivitas di luar, jika tak terlalu penting. Kalau keluar, harus menggunakan masker," jelasnya.

Sementara itu, salah seorang warga, Haryani (23) mengaku senang mendapat masker gratis tersebut.

Menurutnya, udara berkabut asap saat ini sudah cukup mengganggu aktivitasnya sehari-hari.

"Udah mulai ga enak bernafas kalau keluar. Jadi kalau ga penting, kami malas keluar rumah," jelasnya.

Penulis: RM. Resha A.U
Editor: Sudarwan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved