Bupati Banyuasin Askolani Pastikan Kebutuhan Air Bersih Tetap Terpenuhi

Bupati Banyuasin Askolani Pastikan Kebutuhan Air Bersih Tetap Terpenuhi

Bupati Banyuasin Askolani Pastikan Kebutuhan Air Bersih Tetap Terpenuhi
SRIPOKU.COM/MAT BODOK
Ketua TP PKK Banyuasun dr Fitriyanti Askolani didampingi Bupati Banyuasin H Askolani SH MH menyaksikan saluran air bersih di Desa Rimba Jaya Kecamatan Air Kumbang terus mengalir. 

Laporan Wartawan Sripoku.com, Mat Bodok

SRIPOKU.COM, BANYUASIN -- Setiap makhluk sempurna, manusia dipastikan membutuhkan air bersih setiap hari. Setidaknya untuk minum dan cuci mandi kakus. Namun, kondisi sekarang ini untuk mendapat air bersih semakin sulit didapat, Minggu (15/9/2019)

Hal inilah yang membuat Pemerintah Kabupaten Banyuasin, terus mengupayakan warga di Bumi Sedulang Setudung, untuk tetap mendapatkan kebutuhan air bersih demi keperluan keluarga dan untuk menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh tetap terjaga dengan baik. Air mengalir terus di Desa Rimba Jaya atas kepedulian akan air bersih oleh dr Fitriyanti Askolani yang juga sebagai Ketua PMI Banyuasin.

"Untuk keperluaan air bersih tidak bisa dihindari, maka itu dimusim kemarau ini pemerintah berbagai upaya mencari solusi agar masyarakat Banyuasin tetap mendapatkan air sebagai kebutuhan sehari-hari," kata Bupati Banyuasin H Askolani SH MH didampingi Ketua TP PKK Banyuasin dr Fitriyanti Askolani ketika berkunjung ke Desa Rimba Jaya Kecamatan Air Kumbang yang membuka keranan air bersih selalu ngucur.

Musi Banyuain Satu-Satunya Kabupaten di Sumsel yang Meraih Penghargaan dan Piala WTN Tahun 2019

Kesulitan Air Saat Kemarau di Sungai Rambutan , Umar Yani Siram Kebakaran Lahan dengan Panci

RA Anita Noeringhati Dikabarkan Dapat Restu dari Airlangga Hartarto untuk Menjabat Ketua DPRD Sumsel

Kendati demikian, bupati berharap masyarakat harus pandai menghemat kebutuhan air bersih. Gunakan seperlunya. "Air di Rimba Jaya ini, alhamdulillah terus mengalir. Karena wilayah Banyuasin ini ada beberapa tempat yang banyak airnya. Ada juga di beberapa desa, kendati sudah dilakukan pengeboran air masih tidak keluar air juga," ujar Askolani yang memastikan kebutuhan air bersih untuk masyarakat tetap terpenuhi.

Asakolani juga, mengingatkan masyarakat Rimba Jaya agar tidak membakar lahan, karena sangat berbahaya bagi orang banyak. Untuk itu, kita jaga dan awasi kebun serta hutan dan rawa-rawa agar tidak terbakar.

"Sebagian wilayah Banyuasin, sudah terbakar disebabkan kekeringan dengan cepat api menyalar menghanguskan lahan dan kebun," ungkap Askolani yang meminta kepada warga jangan berani-berani membakar lahan, kalau tidak akan berurusan dengan hukum.

Disisi lain, warga di Desa Kayuara Kuning mengeluhkan penyaluran air bersih oleh PDAM Banyuasin yang hidup hanya sebentar. "Air PDAM di dalam Kota Kabupaten Pangkalan Balai kerap kali tersendat tidak mengalir. Meskipun mengalir, waktu penyalurannya tidak lama," keluh Pratama warga Kayuara Kuning, belum dapat air. PDAM sudah mati.

Penulis: Mat Bodok
Editor: Budi Darmawan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved