26 Kg Sabu Disimpan di Mobil

Dari penangkapan, diperoleh barang bukti sebanyak 26 kg narkoba jenis sabu.

SRIPOKU.COM/HARIS WIDODO, HANDOUT
Barang bukti yang disita dari pasutri yang ditangkap Mabes Polri di Palembang dengan BB 26 Kg sabu-sabu. 

PALEMBANG, SRIPO -- Pasutri di Palembang, ditangkap Mabes Polri karena menjadi bandar narkoba. Penangkapan tersangka berinisial S (50) dan Y (45) ditangkap di kawasan perumahan Blok D19/3A, Kecamatan Alang-Alang Lebar Palembang, Rabu (11/9) sekitar pukul 21.45. Dari penangkapan, diperoleh barang bukti sebanyak 26 kg narkoba jenis sabu. Sabu tersebut ternyata disimpan tersangka di dalam mobil milik tersangka.

Kedua tersangka bersama barang bukti yang diamankan, langsung dibawa anggota Mabes Polri ke Jakarta untuk dilakukan pengembangan.

Penggerebekan rumah bandar narkoba di Blok D19/3A, Kecamatan Alang-Alang Lebar Palembang dibenarkan Ketua RW 20 Junaidi.

Menurut Junaidi, ia mengetahui ada penggerebekan di rumah S dan Y setelah mendapat laporan dari pihak kepolisian. Selain itu, ia melihat sendiri bagaimana polisi menggerebek pasutri ini diamankan polisi dan menyita barang bukti sabu sebanyak 26 kg.

"Kalau kesehariannya, mereka ini biasa saja tetapi mudah bergaul. Tetapi jarang di rumah dan mengaku selalu keluar kota untuk mengurus bisnis, tetapi bisnis apa tidak tahu," ujarnya saat ditemui, Kamis (12/9).

Ia juga tidak menyangka, bila S dan Y merupakan bandar narkoba. Karena, tidak ada kecurigaan setiap kegiatan dari pasutri ini. Terlebih, dengan tetangga juga selalu bergaul sehingga banyak tidak menyangka bila pasutri ini merupakan bandar narkoba.

Keduanya ditangkap, saat baru tiba di rumah. Ketika itulah, polisi langsung menangkap keduanya. Penggeledahan dilakukan di mobil tersangka dan ditemukan barang bukti sabu seberat 26 kg.

"Dia ini mengontrak dan belum lama. Makanya saya kaget, karena orangnya biasa-biasa saja. Kalau anaknya dua orang. Sesudah ditangkap, langsung dibawa ke Jakarta termasuk mobilnya," ujarnya.

Menurut Junaidi, saat ia bertanya dengan polisi yang menangkap S dan Y bila keduanya Memnag target yang sudah lama diincar. Mengetahui keduanya baru pulang, langsung dilakukan penangkapan.

Kapolsek Sukarami Palembang Kompol Rivanda menuturkan, memang dari Polsek Sukarami Palembang hanya memback up dari Mabes Polri melakukan penangkapan bandar narkoba yang merupakan target dari Mabes Polri. "Kami hanya memback up untuk pengamanan. Karena itu target Mabes Polri," ujarnya.

Warga kelurahan Talang Kelapa dikejutkan dengan datangnya sejumlah kepolisian Mabes Polri di kediaman Safudin (56) dan Yuditya atau akrab Yufdi (46) saat, Rabu (11/9/2019 malam. Menurut keterangan Ketua RT diduga tersangka merupakan mantan polisi dan barang bukti ditemukan didalam mobil pribadinya sebanyak 26 kilogram.

"Kalau tidak salah sekitar 4-5 personil dari mabes yang mendatangi ke rumah pelaku subuh tadi.Tak lama kemudian polisi membawa pelaku dan istri pergi. Ia juga pernah cerita bahwa dulu saat merathon dia manta kepolisian,"ujar Junaidi ketua RW 20 kepada Sripoku.com, Kamis (12/9/2019).

Lanjut Junaidi, saat kejadian tersangka sedang melakukan transakasi sabu seberat 26 kg gram yang mana ditemukan di mobil pribadinya.

Kasubdit Penmas Polda Sumsel, AKBP Ali Ansori membenarkan adanya penangkapan dua tersangka kasus narkoba oleh Mabes Polri.

"Semalam penangkapannya usai penangkapan tersangka dan barang bukti narkoba langsung dibawa ke Mabes Polri,"kata Ali Ansori. (ard/mg1)

Editor: Soegeng Haryadi
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved